Kronologi Kecelakaan Suporter PSS Sleman di Tol Madiun: 4 Orang Meninggal Dunia
Sejumlah suporter membentangkan spanduk untuk mendukung tim PSS Sleman saat melawan PSM Makasar pada laga BRI Super League di Stadion Maguwoharjo, Sleman, D.I Yogyakarta, Minggu (11/10/2026).(ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/bar.)

INSIDEN kecelakaan lalu lintas maut terjadi di ruas Tol Ngawi-Kertosono KM 616+200, di Desa Bajulan, Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, pada Minggu (18/10) pagi yang melibatkan rombongan suporter PSS Sleman yang tengah dalam perjalanan menuju Surabaya.

Kronologi Kejadian

Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 08.20 WIB. Kecelakaan melibatkan sebuah minibus Toyota Hiace dengan nomor polisi AB 7831 E yang mengangkut 15 orang suporter. Rombongan tersebut diketahui hendak memberikan dukungan langsung bagi tim PSS Sleman yang dijadwalkan bertanding melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo.

Minibus tersebut terlibat tabrakan dengan satu unit truk tronton bernomor polisi H 1872 AG. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti benturan kedua kendaraan tersebut di jalur arah Surabaya.

Data Korban

Kapolres Madiun, AKBP Ridwan Maliki, mengonfirmasi bahwa jumlah korban meninggal dunia dalam insiden ini bertambah menjadi empat orang. Berdasarkan data terkini, satu korban dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara tiga korban lainnya mengembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan di RSUD Caruban.

Selain korban jiwa, terdapat enam penumpang lainnya yang mengalami luka-luka dan saat ini tengah mendapatkan perawatan medis intensif. Total terdapat 15 orang di dalam minibus tersebut saat kecelakaan terjadi.

Respons Pemerintah Kabupaten Sleman

Menanggapi musibah yang menimpa warganya, Harda (Pemerintah Kabupaten Sleman) memastikan bahwa pemerintah daerah akan memberikan bantuan penanganan bagi seluruh korban. Bantuan tersebut mencakup pengurusan jenazah bagi korban meninggal dunia serta biaya perawatan medis bagi korban yang mengalami luka berat maupun ringan.

Harda juga menyampaikan pesan mendalam kepada manajemen PSS Sleman. Ia berharap pengorbanan dan kecintaan besar para suporter ini dapat menjadi motivasi tambahan bagi tim untuk meningkatkan prestasi di kasta tertinggi sepak bola nasional.

Imbauan Keselamatan Suporter:

Terkait aspek keselamatan laga tandang (away days), Harda mengimbau kelompok suporter seperti Brigata Curva Sud (BCS) dan Slemania untuk:

  • Memperketat koordinasi keberangkatan antaranggota.
  • Memprioritaskan penggunaan moda transportasi umum yang lebih aman, seperti bus besar.
  • Meminimalkan penggunaan kendaraan kecil atau minibus untuk perjalanan jarak jauh guna menekan risiko kecelakaan.

“Selalu berhati-hati di jalan. Saya mengimbau koordinasi keberangkatan dilakukan lebih baik dan sebaiknya menggunakan bus untuk meminimalkan risiko kecelakaan agar seluruh suporter dapat kembali ke Sleman dengan selamat,” tegas Harda. (Ant/H-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *