Ketahui Daftar Makanan Pemicu Kanker Mulut dan Cara Pencegahannya
Ilustrasi kanker mulut(Magnific)

KANKER mulut merupakan penyakit ganas yang muncul pada jaringan dinding mulut, bibir, lidah, gusi, hingga langit-langit rongga mulut. Penyakit ini umumnya berkembang dari perubahan atau mutasi genetik pada DNA sel, yang membuat pertumbuhan sel abnormal menjadi tidak terkendali. Meskipun kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol menjadi pemicu utama, faktor pola makan sehari-hari juga memegang peranan sangat signifikan dalam memengaruhi risiko penyakit ini.

Laporan World Health Organization (WHO) tahun 2024 mencatat bahwa sekitar 30 hingga 50 persen dari total kasus kanker sebenarnya dapat dicegah melalui pengendalian faktor risiko, salah satunya dengan menerapkan pola makan yang sehat.Sejalan dengan hal tersebut, Centers for Disease Control and Prevention (CDC) tahun 2024 menegaskan bahwa tingginya konsumsi makanan olahan dan minimnya asupan buah serta sayuran dapat memperbesar peluang munculnya berbagai jenis kanker.

Ditinjau oleh dr.Fadhli Rizal Makarim dari Halodoc, paparan senyawa karsinogenik yang masuk melalui makanan dapat mengakibatkan kerusakan pada materi genetik sel jika berlangsung dalam jangka panjang.

Ketahui daftar makanan yang berisiko memicu kanker mulut : 

1. Daging Olahan dan Senyawa Nitrosamin

Jenis makanan pertama yang perlu diwaspadai adalah daging olahan seperti sosis, kornet, nugget, ham, dan bacon.Guna memperpanjang masa simpan dan menjaga kualitas produk, industri makanan umumnya menggunakan zat pengawet berupa nitrit dan nitrat. Saat dipanaskan pada suhu tinggi atau bereaksi di dalam saluran pencernaan, senyawa tersebut dapat berubah menjadi nitrosamin yang bersifat karsinogenik.International Agency for Research on Cancer (IARC) dari WHO telah mengkategorikan daging olahan sebagai karsinogen Golongan 1 yang terbukti meningkatkan risiko kanker pada manusia.

2. Daging Bakar Gosong dan Zat Kimia PAHs/HCAs

Mengolah makanan dengan cara dibakar hingga bagian permukaannya gosong atau terbakar juga menyimpan risiko kerusakan DNA.Ketika daging dimasak pada suhu yang sangat tinggi, terbentuk dua senyawa berbahaya yaitu Polycyclic Aromatic Hydrocarbons (PAHs) dan Heterocyclic Aromatic Amines (HCAs). Semakin gelap atau hitam bagian permukaan makanan yang terbakar, semakin tinggi kandungan senyawa karsinogenik yang menempel pada makanan tersebut.

3. Makanan Instan, Pemanis Buatan, dan Makanan Berjamur

Makanan dan minuman instan yang dipanaskan secara berlebihan dapat memicu munculnya senyawa akrilamida.Selain itu, penggunaan pemanis buatan berlebihan dan makanan tinggi gula dapat menurunkan daya tahan tubuh serta mempercepat perkembangan sel abnormal. Masyarakat juga diminta mewaspadai bahan pangan seperti kacang-kacangan, jagung, atau beras yang disimpan di tempat lembab hingga berjamur.Jamur Aspergillus pada bahan makanan lembab dapat menghasilkan racun aflatoksin, zat karsinogen alami yang diakui oleh WHO.

Mencegah Kanker Mulut

Untuk menekan risiko terjadinya kanker mulut, masyarakat dianjurkan menjalankan langkah-langkah pencegahan sebagai berikut:

  • Perbanyak konsumsi buah dan sayuran segar setiap hari untuk memperkuat sistem imun tubuh.
  • Batasi asupan garam harian sesuai rekomendasi WHO, yaitu tidak lebih dari 5 gram atau setara satu sendok teh per hari.
  • Utamakan metode memasak dengan cara merebus atau mengukus, serta hindari mengkonsumsi bagian makanan yang terbakar hangus.
  • Hentikan kebiasaan merokok dan hindari konsumsi alkohol berlebihan.
  • Jaga kebersihan rongga mulut dan lakukan pemeriksaan kesehatan gigi secara rutin ke dokter setiap 6 bulan sekali.
  • Segera konsultasikan ke dokter jika menemukan gejala sariawan atau luka di rongga mulut yang tidak kunjung sembuh lebih dari 2 hingga 3 minggu. (H-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *