
KETUA Umum Asosiasi Travel Agent Indonesia (ASTINDO), Pauline Suharno, mengatakan wisatawan Indonesia banyak memilih negara di Asia Timur untuk wisata ramah muslim.
“Banyak wisatawan muslim memilih Korea Selatan, Tiongkok, Taiwan, Jepang, hingga Hongkong juga populer untuk berwisata ke luar negeri. Tapi balik lagi, orang Indonesia suka ikut tren ketika trennya lagi ke Chongqing, Tiongkok mereka juga ikut ke Chongqing ketika trennya ke Hainan, Tiongkok karena Hainan ada charter flight lagi murah mereka ke sana,” kata Puline, Sabtu (17/10).
Apalagi tahun ini, Pauline mengungkapkan ada charter flight dari Kuala Lumpur, Malaysia ke Provinsi Gansu, Tiongkok yang menawarkan pengalaman berwisata di daerah muslim terbesar di Negeri Tirai bambu tersebut.
“Gansu daerahnya gurun pasir terus makanannya juga relatif halal semua dan mereka mungkin lebih nyaman karena dari toilet segala macam juga sudah muslim friendly,” ungkapnya.
Pauline menyebut wisatawan Indonesia umumnya suka menikmati makanan dan berbelanja oleh-oleh buat keluarga besar. Selain itu ketika berwisata kebiasaan WNI lebih memilih santai dan tidak terburu-buru dan mencoba berbagai macam makanan lokal.
Kebiasaan tersebut juga didukung munculnya destinasi viral yang mengantre panjang. Sehingga mereka lebih memilih untuk megantre dan tidak memadatkan jadwal dan lebih mengutamakan local experience atau culture experience seperti di Indonesia membatik, bikin jamu, dan berbagai kegiatan-kegiatan yang membuat mereka terkesan dengan kondisi di wilayah tersebut.(H-2)
