
FEVER secara resmi menghadirkan Dopamine Land yang dibuka kepada umum pada Sabtu (17/10) di Central Park Mall 2. Dopamine Land merupakan sebuah pengalaman multisensori yang didesain untuk melepaskan rasa stres melalui perpaduan teknologi, media kreatif, dan permainan.
Muhammad Zulhansyah Irhas Nasution selaku Senior Project Manager Fever, menjelaskan bahwa Jakarta dipilih sebagai tempat dihadirkannya Dopamine Land pertama di Indonesia setelah melihat kondisi Jakarta yang ramai dan jumlah orang dengan level stres tinggi yang besar. Kasus tersebut dipandang sebagai oportunitas bagi Fever untuk menghadirkan tempat para pekerja Jakarta yang mencari jeda.
“Kami merasa Dopamine Land sangat cocok bagi orang-orang (para pekerja Jakarta) dengan level stres tinggi dan sulit menemukan waktu liburan yang panjang. Jadi bisa istirahat sejenak disini, karena desain ruangannya sudah dispesialisasi berdasarkan cara meningkatkan level dopamin seseorang,” ungkap Zulhansyah dalam upaya memenuhkan kebutuhan relaksasi bagi para pekerja di Jakarta pada hari Jumat (16/10) kemarin.
Zulhansyah menjelaskan bahwa ruangan Dopamine Land didesain untuk memicu hormon relaksasi pada otak seperti oksitosin, serotonin, dopamin, dan hormon lainnya yang bersifat positif bagi tubuh dan pikiran. Hal ini dicapai secara permainan visual, pencahayaan, musik, dan suasana.
“Jadi seharusnya sih, tempat ini bisa menjadi solusi jangka pendek bagi para pekerja yang mau beristirahat,” ujarnya.
Tak hanya untuk relaksasi, Dopamine Land juga bisa digunakan bagi perusahaan yang ingin melakukan team bonding atau aktivitas lainnya khusus bagi para karyawan.
Melihat Dopamine Land yang sudah lama dihadirkan di negara luar, Zulhansyah menilai respon dan tanggapan para pengunjung negara lain membawakan keberhasilan dalam menyampaikan objektif utama Dopamine Land yaitu membuat orang lebih lepas dan santai. Dopamine Land yang kini dihadirkan di Jakarta, diharapkan membawa tanggapan yang sama.
