6 Doa untuk Ruqyah: Arab, Latin dan Arti
Berikut Doa untuk Ruqyah(magnifik)

DOA untuk ruqyah adalah bacaan berupa ayat-ayat Al-Qur’an dan doa yang diajarkan Rasulullah SAW untuk memohon perlindungan, pertolongan, serta kesembuhan kepada Allah SWT.

Dalam Islam, ruqyah yang sesuai syariat disebut ruqyah syar’iyyah, yaitu praktik pengobatan spiritual yang menggunakan bacaan yang dibenarkan dalam ajaran Islam dan tidak mengandung unsur syirik.

Berikut Doa untuk Ruqyah

1. Doa Ruqyah untuk Memohon Kesembuhan

Bacaan Arab

اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ، أَذْهِبِ الْبَأْسَ، اشْفِ أَنْتَ الشَّافِي، لَا شِفَاءَ إِلَّا شِفَاؤُكَ، شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقَمًا

Bacaan Latin

Allahumma Rabban-nās, adzhibil-ba’sa, isyfi Antasy-Syāfī, lā syifā’a illā syifā’uka, syifā’an lā yugādiru saqaman.

Artinya

“Ya Allah, Tuhan manusia, hilangkanlah penyakit ini. Sembuhkanlah, Engkaulah Yang Maha Menyembuhkan. Tidak ada kesembuhan selain kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit.”

2. Doa Ruqyah untuk Memohon Perlindungan

Bacaan Arab

أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

Bacaan Latin

A’ūdzu bi kalimātillāhit-tāmmāti min syarri mā khalaq.

Artinya

“Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan makhluk yang Dia ciptakan.”

3. Doa Ruqyah Ketika Merasakan Sakit pada Tubuh

Bacaan Arab

بِسْمِ اللَّهِ

Bacalah Bismillāh sebanyak tiga kali, kemudian membaca doa berikut sebanyak tujuh kali.

Bacaan Arab

أَعُوذُ بِاللَّهِ وَقُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا أَجِدُ وَأُحَاذِرُ

Bacaan Latin

A’ūdzu billāhi wa qudratihi min syarri mā ajidu wa uhādzِir.

Artinya

“Aku berlindung kepada Allah dan kekuasaan-Nya dari keburukan yang aku rasakan dan yang aku khawatirkan.”

4. Surat Al-Fatihah untuk Ruqyah

Bacaan Arab

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ

Bacaan Latin

Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm. Al-ḥamdu lillāhi rabbil-‘ālamīn. Ar-raḥmānir-raḥīm. Māliki yaumid-dīn. Iyyāka na’budu wa iyyāka nasta’īn. Ihdinaṣ-ṣirāṭal-mustaqīm. Ṣirāṭallażīna an’amta ‘alaihim gairil-magḍūbi ‘alaihim wa laḍ-ḍāllīn.

Artinya

“Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam, Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang, Pemilik hari pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus, yaitu jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat, bukan jalan mereka yang dimurkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat.” (QS. Al-Fatihah: 1–7)

5. Ayat Kursi untuk Ruqyah dan Perlindungan

Bacaan Arab

اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۗ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ ۖ وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ

Bacaan Latin

Allāhu lā ilāha illā huwal-ḥayyul-qayyūm. Lā ta’khużuhū sinatuw wa lā naum. Lahū mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ. Man żallażī yasyfa’u ‘indahū illā bi’iżnih. Ya’lamu mā baina aidīhim wa mā khalfahum, wa lā yuḥīṭūna bisyai’im min ‘ilmihī illā bimā syā’. Wasi’a kursiyyuhus-samāwāti wal-arḍ, wa lā ya’ūduhū ḥifẓuhumā, wa huwal-‘aliyyul-‘aẓīm.

Artinya

“Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Yang Mahahidup, Yang terus-menerus mengurus makhluk-Nya. Dia tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan apa yang ada di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun tentang ilmu-Nya melainkan apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Mahatinggi, Mahabesar.” (QS. Al-Baqarah: 255)

6. Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas

  • Surat Al-Ikhlas (QS. Al-Ikhlas: 1-4): menegaskan keesaan Allah SWT.
  • Surat Al-Falaq (QS. Al-Falaq: 1-5): berisi permohonan perlindungan kepada Allah dari berbagai keburukan.
  • Surat An-Nas (QS. An-Nas: 1-6): berisi permohonan perlindungan kepada Allah dari bisikan jahat.

Doa untuk ruqyah dapat berupa doa memohon kesembuhan, doa perlindungan, Surat Al-Fatihah, Ayat Kursi, serta Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas. Bacaan-bacaan tersebut menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memohon pertolongan-Nya dengan tetap mengikuti tuntunan syariat Islam. (Z-4)

Sumber: tazkiyahtour, rumahzakat



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *