15 Daerah di Sulut Berpotensi Kekeringan
ilustrasi(ANTARA FOTO/Rahid Putra Laksana)

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menerbitkan peringatan dini mengenai potensi kekeringan meteorologis kategori ‘Awas’ yang mengancam 15 kabupaten dan kota di seluruh wilayah Sulawesi Utara (Sulut) pada Dasarian II Oktober 2026 (periode 11–20 Oktober 2026).

Kepala Stasiun Klimatologi Sulawesi Utara, Aris Yunatas, mengonfirmasi bahwa berdasarkan pemantauan iklim, tidak terdapat potensi curah hujan tinggi di Sulut dalam dasarian pertengahan bulan ini.

“Peringatan Dini Curah Hujan Tinggi (PDCHT) Dasarian II Oktober 2026 mencatatkan tidak adanya potensi curah hujan tinggi di wilayah Sulawesi Utara. Hal ini memicu potensi kekeringan meteorologis berstatus awas di seluruh kabupaten/kota,” terang Aris Yunatas di Manado, Selasa (13/10).

Sebaran 15 Wilayah Terdampak Kekeringan

Ancaman kekeringan meteorologis ini meliputi wilayah daratan utama hingga wilayah kepulauan:

  • Wilayah Bolaang Mongondow Raya: Kab. Bolaang Mongondow (14 kecamatan), Kab. Bolmong Utara (6 kecamatan), Kab. Bolmong Timur (6 kecamatan), Kab. Bolmong Selatan (3 kecamatan), dan Kota Kotamobagu (4 kecamatan).
  • Wilayah Minahasa Raya: Kab. Minahasa (22 kecamatan), Kab. Minahasa Selatan (7 kecamatan), Kab. Minahasa Tenggara (6 kecamatan), dan Kab. Minahasa Utara (10 kecamatan).
  • Kota Utama: Kota Manado (10 kecamatan) dan Kota Bitung (6 kecamatan), serta Kota Tomohon (3 kecamatan).
  • Wilayah Kepulauan: Kab. Kepulauan Sitaro (8 kecamatan), Kab. Kepulauan Sangihe (2 kecamatan), dan Kab. Kepulauan Talaud (2 kecamatan).

Imbauan BMKG

Menyikapi kekeringan ekstrem yang berpotensi memicu bencana sekunder, BMKG mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh warga Sulawesi Utara:

  • Cegah Kebakaran Lahan & Hutan (Karhutla): Dilarang membakar sampah, membuang puntung rokok sembarangan, atau membuka lahan pertanian dengan cara dibakar di tengah hembusan angin yang kuat.
  • Hemat Penggunaan Air Bersih: Masyarakat diminta menghemat cadangan air bersih harian mengingat hari tanpa hujan yang diperkirakan masih berlanjut.

(Ant/P-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *