Jemaah Umrah di Bandara Soetta Terdampak Pembatalan Penerbangan ke Jeddah
Suasana Bandara Soekarno-Hatta.(Dok.Metro TV/ Elvina Elisabet Br Sihombing)

SERANGAN rudal di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, Arab Saudi berdampak pada jadwal keberangkatan jemaah umrah dari Indonesia di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta). 

Meskipun penerbangan langsung menuju Jeddah dan Madinah masih berjalan normal, tetapi penerbangan lanjutan dengan skema transit dibatalkan karena alasan keselamatan.

Fitri, calon jemaah umrah asal Bogor, mengatakan awalnya tidak ada masala saat rombongannya tiba di bandara sekitar pukul 11.00 WIB. Namun, sekitar pukul 15.00 WIB, jemaah dikumpulkan untuk menerima pengarahan dari pihak maskapai Indigo.

“Tiba-tiba pukul 3 kita dikumpulkan. Ada pengarahan dari maskapai Indigo bahwa pesawat dari Jakarta ke Mumbai itu masih ada. Namun dari Mumbai ke Jeddah itu tidak ada penerbangan,” ungkap Fitri, di Tangerang, Selasa (13/10).

Maskapai menjelaskan pembatalan penerbangan lanjutan itu dilakukan demi keselamatan penumpang, menyusul adanya serangan di kawasan Arab Saudi.

“Mereka menyampaikan yang ditarget itu airport. Jadi demi keselamatan kami para jemaah, dengan berat hati mereka menyampaikan bahwa flight untuk saat ini di-cancel,” kata Fitri. 

Dengan adanya pembatalan tersebut, jemaah umrah perlu menyesuaikan rencana keberangkatan. Meski penerbangan dari Jakarta menuju Mumbai masih tersedia, mereka tidak dapat melanjutkan perjalanan ke Jeddah sesuai jadwal semula.

Fitri memilih pulang sambil menunggu kepastian keberangkatan berikutnya. Calon jemaah umrah dari Bengkulu, Rika mengatakan masih bertahan di bandara Soekarno-Hatta menunggu informasi dari biro perjalanan atau travel.

Rika memilih tetap berada di Jakarta sampai ada informasi lebih lanjut mengenai jadwal penerbangan pengganti jeberangkatan umrah. 

“Ya, mungkin kita menunggu kepastian dulu dari pihak travelnya. Masih stand by di Jakarta tetap. Menunggu kepastian selanjutnya,” tutur Rika.

Pengelola Bandara Internasional Soekarno-Hatta mengaktifkan layanan Service Recovery Activation (SRA) di Terminal 3. Layanan tersebut mencakup penyediaan makanan dan area istirahat sementara bagi penumpang terdampak pembatalan penerbangan. (Metrotvnews/H-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *