Karhutla di Samboja Kutai Kartanegara, Tim Gabungan Terus Berjibaku Lakukan Pemadaman
Tim gabungan cegah karhutla meluas di Kelurahan Kuala, Kecamatan Samboja.(Dok. Humas Polda Kaltim)

RESPONS cepat ditunjukkan jajaran Polsek Samboja bersama petugas pemadam kebakaran dan unsur TNI dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan semak belukar di Jalan Handil Lusu, RT 011, Kelurahan Kuala, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur.

Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (10/10) tersebut berhasil ditangani berkat kesiagaan tim gabungan. Api yang membakar sekitar satu hektare lahan berhasil dipadamkan sebelum meluas ke area semak belukar kering lainnya yang berpotensi memicu kebakaran lebih besar.

Kapolsek Samboja, AKP Mohamad Yazid, menjelaskan bahwa personel gabungan langsung bergerak menuju lokasi sesaat setelah menerima laporan dari masyarakat. Langkah cepat ini dilakukan untuk mengantisipasi perambatan api di tengah kondisi lahan yang mudah terbakar.

“Sebanyak sembilan personel gabungan dikerahkan dengan dukungan dua unit mobil pemadam kebakaran. Berkat kesigapan petugas dan koordinasi di lapangan, api berhasil dikendalikan sekitar pukul 15.30 Wita,” ujar AKP Mohamad Yazid pada Senin (12/10).

Setelah api utama padam, petugas tidak langsung meninggalkan lokasi. Tim melanjutkan proses pembasahan dan pendinginan (cooling down) di area terdampak untuk memastikan tidak ada sisa bara api di bawah permukaan tanah yang bisa memicu kebakaran susulan.

Yazid menegaskan bahwa pihaknya terus meningkatkan kesiapsiagaan dan pemantauan rutin di wilayah hukum Polsek Samboja. Sinergi lintas instansi menjadi kunci utama dalam mempercepat penanganan karhutla dan meminimalkan dampak lingkungan.

“Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api di lingkungan sekitar,” tegasnya.

Secara terpisah, Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Tedy Sopandi, memberikan apresiasi atas sinergi personel di lapangan. Ia menekankan bahwa kecepatan respons sangat krusial dalam melindungi keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

“Penanganan karhutla membutuhkan kesiapsiagaan dan kerja sama semua pihak. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sengaja,” kata Tedy.

Ia menambahkan bahwa peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan dan menghindari aktivitas pemicu api menjadi faktor penentu dalam menekan risiko karhutla di wilayah Kalimantan Timur secara keseluruhan.

“Melalui kolaborasi di lapangan, Polri bersama unsur terkait terus berupaya hadir memberikan perlindungan kepada masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dari ancaman karhutla,” pungkasnya. (H-3)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *