4.127 Titik Panas Karhutla masih Membara di Sumatra
Ilustrasi(Istimewa)

JUMLAH titik panas atau hotspot indikator kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatra terus meningkat. Dari pantauan terakhir satelit, terpantau sebanyak 4.127 titik panas dengan jumlah terbesar masih tetap berada di Sumatra Selatan (Sumsel) sebanyak 3.328 titik.

Forecaster on duty Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru Indah DN mengatakan selain Sumsel dengan sebanyak 3.328 titik panas, Lampung juga terdeteksi sebanyak 330 titik panas, disusul Bangka Belitung (Babel) sebanyak 225 titik panas, Jambi sebanyak 224 titik panas, Riau sebanyak delapan titik panas, Sumatra Barat (Sumbar) dan Bengkulu dengan masing-masing sebanyak lima titik panas, serta Sumatra Utara (Sumut) sebanyak dua titik panas.

“Sehingga total jumlah titik panas di Sumatra terdeteksi sebanyak 4.127 titik,” ujarnya, Jumat (9/10).

Adapun sebanyak delapan titik panas di Riau tersebar di Kuantan Singingi (Kuansing), Pelalawan, dan Indragiri Hulu (Inhu) dengan masing-masing sebanyak dua titik panas. Kemudian Indragiri Hilir (Inhil), dan Kampar dengan masing-masing sebanyak satu titik panas.

BMKG juga masih memprakirakan kekaburan udara akibat asap. Pada pagi hari, cuaca Riau diprakirakan cerah berawan dengan potensi kekaburan udara akibat asap. Hujan ringan hingga sedang terjadi di sebagian wilayah Rokan Hilir (Rohil), Rokan Hulu (Rohul), Kampar, Bengkalis, dan Siak.

Memasuki siang hari, udara masih berpotensi kabur akibat asap. Hujan ringan diprakirakan turun di sebagian wilayah Rohil, Rohul, Kampar, Bengkalis, Kepulauan Meranti, dan Dumai.

Potensi hujan meluas pada sore hingga malam hari, dengan intensitas ringan hingga sedang di sebagian besar wilayah Riau. Hujan dengan intensitas serupa juga berpeluang terjadi di sejumlah daerah pada dini hari, meliputi Rohil, Rohul, Kampar, Siak, Bengkalis, Pelalawan, Kuansing, Kepulauan Meranti, Inhu, Inhil, dan Pekanbaru.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Kondisi tersebut diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Rohul, Kampar, Bengkalis, Siak, Inhu, dan Inhil pada sore atau malam hingga dini hari.

Adapun suhu udara Riau diprakirakan berkisar 23-34 derajat Celsius, dengan kelembapan 45-98 persen. Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 10-40 kilometer per jam.

“Tinggi gelombang di perairan Riau diprakirakan berkisar 0,5-1,25 meter atau masuk kategori rendah,” pungkasnya.(RK/E-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *