
INDUSTRI perjalanan ibadah di Indonesia memasuki babak baru dengan semakin beragamnya pilihan layanan bagi masyarakat. Perubahan kebutuhan jemaah yang tidak hanya mempertimbangkan harga, tetapi juga kenyamanan, kualitas akomodasi, kemudahan perjalanan, dan pelayanan personal turut membuka ruang bagi pengembangan segmen umrah premium.
Desainer, entertainer, sekaligus entrepreneur Ivan Gunawan mengambil bagian dalam perkembangan tersebut dengan mengakuisisi BNT Travel, perusahaan perjalanan umrah yang telah beroperasi sejak 2018. Di bawah kepemilikan baru, BNT Travel memperkenalkan konsep Premium Umrah Experience dalam peluncuran di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Ivan mengatakan keputusan masuk ke bisnis perjalanan ibadah didorong oleh pandangan bahwa umrah memiliki karakter berbeda dibandingkan perjalanan wisata pada umumnya.
Menurut dia, perjalanan ke Tanah Suci merupakan perjalanan hati dan ibadah sehingga aspek keamanan, kenyamanan dan perhatian terhadap jemaah menjadi bagian penting dari layanan.
“Saya melihat perjalanan umrah itu berbeda dengan perjalanan biasa. Ini adalah perjalanan hati dan perjalanan ibadah. Karena itu, saya ingin BNT Travel punya standar pelayanan yang membuat jamaah merasa aman, nyaman, dan benar-benar diperhatikan,” ujar Ivan.
Menurutnya, akuisisi BNT Travel juga memberikan keuntungan karena perusahaan telah memiliki pengalaman selama delapan tahun dalam menangani perjalanan jamaah. Dengan fondasi tersebut, Ivan menilai pengembangan bisnis dapat diarahkan pada peningkatan kualitas layanan tanpa harus membangun perusahaan dari awal.
“Saya tidak memulai dari nol. BNT Travel sudah berjalan sejak 2018, sudah punya pengalaman dan sudah menangani banyak jamaah. Yang saya lakukan sekarang adalah membawa BNT Travel ke level berikutnya, dengan memberikan sentuhan baru dari sisi experience, service, dan bagaimana kita memperlakukan jemaah,” katanya.
Konsep Premium Umrah Experience yang diusung BNT Travel mencakup sejumlah layanan, antara lain pilihan hotel dengan lokasi strategis, transportasi yang nyaman, penggunaan kereta cepat Haramain pada program tertentu, pendampingan mutawif dan tim berpengalaman, hingga layanan personal dan private umrah.
BNT Travel juga memperkenalkan konsep Full Activity Experience yang dirancang agar perjalanan jamaah selama berada di Tanah Suci berlangsung lebih terorganisasi. Perusahaan menyebut dirinya sebagai travel umrah resmi berizin PPIU dan memiliki kantor fisik sebagai pusat informasi serta pelayanan jamaah.
Ivan menegaskan konsep premium tidak semata-mata diukur dari fasilitas mahal. Menurutnya, kualitas layanan harus dirasakan sejak jemaah mendaftar hingga kembali ke Indonesia.
“Premium itu bukan sekadar hotel bagus atau fasilitas yang mahal. Premium adalah ketika jemaah merasa dilayani dengan baik dari awal mereka mendaftar sampai kembali ke Indonesia,” jelasnya.
Selain layanan perjalanan, BNT Travel memperkenalkan Sahabat Berkah Community sebagai wadah silaturahmi bagi jemaah dan keluarga besar perusahaan. Komunitas tersebut diarahkan untuk membangun hubungan jangka panjang sehingga relasi dengan jemaah tidak berhenti setelah perjalanan umrah selesai.
Langkah tersebut menunjukkan upaya BNT Travel memperluas model bisnis dari sekadar penyedia perjalanan menjadi bagian dari ekosistem komunitas jamaah. Dengan pengalaman operasional sejak 2018 dan strategi baru di bawah kepemilikan Ivan Gunawan, perusahaan membidik masyarakat yang mencari perjalanan ibadah dengan kombinasi kenyamanan, pelayanan personal dan pengalaman yang lebih terkurasi.
“Nama saya hanya pintu masuknya, tetapi kualitas dan pelayananlah yang harus membuat mereka kembali bersama kami,” ujar Ivan. (H-2)
