
KAPTEN sekaligus gelandang serang legendaris timnas Argentina, Lionel Messi, resmi menutup lembaran kariernya bersama Albiceleste. Dalam laga perpisahan yang emosional pada Rabu (7/10) pagi WIB, Messi memimpin rekan-rekannya meraih kemenangan telak 3-0 atas timnas Benin dalam laga persahabatan FIFA.
Bertempat di Stadion Monumental Antonio Vespucio Liberti, Buenos Aires, suasana haru sudah terasa sejak sebelum sepak mula. Messi, yang kini berusia 39 tahun, tampak meneteskan air mata saat lagu kebangsaan Argentina dikumandangkan di hadapan publik sendiri. Tampil penuh selama 90 menit, pemain Inter Miami ini membuktikan dirinya tetap menjadi poros utama serangan tim Tango.
Dominasi di Babak Kedua
Meski mendominasi penguasaan bola sejak menit awal, Argentina sempat kesulitan membongkar pertahanan rapat Benin. Babak pertama berakhir dengan skor kacamata 0-0. Namun, kebuntuan akhirnya pecah hanya tiga menit setelah turun minum.
Pada menit ke-48, Lionel Messi melepaskan sepak pojok akurat yang berhasil disambut oleh bek senior Nicolas Otamendi menjadi gol. Keunggulan 1-0 ini membuat mentalitas tim asuhan Lionel Scaloni semakin meningkat.
Messi kembali menunjukkan magisnya pada menit ke-61 dengan mencatatkan assist keduanya. Ia memberikan umpan matang kepada talenta muda berusia 22 tahun, Nico Paz. Pemain muda tersebut melepaskan tendangan kaki kiri melengkung dari luar kotak penalti yang gagal dihalau kiper Benin, Marcel Souke Dandjinou, mengubah skor menjadi 2-0.
Gol Penutup dari Titik Putih
Puncak emosi di Stadion Monumental terjadi pada menit ke-68 ketika wasit menunjuk titik putih setelah bek Agustin Giay dilanggar di area terlarang. Setelah sempat tertunda karena perawatan medis, Messi maju sebagai eksekutor pada menit ke-71.
Dengan tenang, peraih delapan Ballon d’Or tersebut menyarangkan bola ke gawang Benin. Gol tersebut disambut pelukan hangat dari seluruh anggota tim di lapangan, menandai gol terakhir sang kapten untuk negaranya. Skor 3-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Warisan Abadi Sang Messiah
Pertandingan ini menandai berakhirnya perjalanan panjang Messi bersama timnas Argentina yang dimulai sejak tahun 2005. Selama hampir dua dekade, Messi telah menorehkan statistik yang sulit dikejar oleh pemain mana pun di masa depan.
- Pertandingan: 208
- Gol: 126 (Pencetak gol terbanyak sepanjang masa Argentina)
- Assist: 67
Messi meninggalkan timnas Argentina dengan koleksi trofi yang lengkap. Ia berhasil mempersembahkan gelar juara Piala Dunia 2022, dua trofi Copa America (2021, 2024), serta gelar Finalissima 2022. Prestasi ini melengkapi kesuksesannya di level junior saat membawa Argentina menjuarai Piala Dunia U-20 (2005) dan meraih medali emas Olimpiade Beijing 2008.
Dengan torehan 126 gol, Messi berdiri kokoh di puncak daftar top skor sepanjang masa Argentina, unggul jauh dari legenda Gabriel Batistuta yang mengoleksi 56 gol. Publik Buenos Aires memberikan penghormatan terakhir bagi pemain yang telah mengubah sejarah sepak bola negara mereka selamanya. (Ant/Z-1)
