BMKG Pekanbaru: 4.806 Titik Panas di Sumatra, Terdapat Potensi Hujan di Riau
Foto udara warga berusaha memadamkan kebakaran lahan yang terjadi di Desa Babatan Saudagar, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan, Rabu (30/9/2026).(ANTARA/NOVA WAHYUDI)

JUMLAH titik panas (hotspot) yang menjadi indikator kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Sumatra terus mengalami peningkatan signifikan. Berdasarkan pantauan satelit terbaru, terdeteksi sebanyak 4.806 titik panas yang tersebar di berbagai provinsi, dengan konsentrasi terbesar berada di Sumatra Selatan (Sumsel).

Forecaster on duty Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru, Alfa Nataris, mengungkapkan bahwa Sumatra Selatan masih menjadi wilayah dengan jumlah titik panas terbanyak, yakni mencapai 3.689 titik.

“Total jumlah titik panas di Sumatra terpantau sebanyak 4.806 titik,” ujar Alfa pada Rabu (7/10).

Sebaran Titik Panas di Sumatra

Selain Sumatra Selatan, sejumlah provinsi lain di Sumatra juga menunjukkan aktivitas titik panas yang cukup tinggi. Berikut adalah rincian sebaran hotspot di wilayah Sumatra:

  • Sumatra Selatan: 3.689 titik
  • Jambi: 438 titik
  • Lampung: 353 titik
  • Bangka Belitung: 296 titik
  • Riau: 16 titik
  • Bengkulu: 7 titik
  • Kepulauan Riau: 5 titik
  • Sumatra Barat: 1 titik
  • Sumatra Utara: 1 titik

Khusus untuk wilayah Riau, 16 titik panas yang terdeteksi tersebar di beberapa kabupaten/kota, meliputi Indragiri Hulu (6 titik), Kuantan Singingi (2 titik), Pelalawan (2 titik), Pekanbaru (2 titik), Siak (2 titik), serta Indragiri Hilir dan Kampar masing-masing 1 titik.

Kondisi Cuaca dan Potensi Kabut Asap

BMKG memprakirakan kondisi cuaca di Riau masih berpotensi mengalami kekaburan udara akibat asap. Pada pagi hari, udara diprediksi kabur hingga berawan dengan potensi hujan ringan di Rokan Hilir, Bengkalis, dan Dumai.

Memasuki siang hingga sore hari, kondisi cerah berawan namun tetap berpotensi kabur akibat asap. Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di Siak, Pelalawan, dan Kepulauan Meranti. Kondisi kekaburan udara ini diprediksi akan berlanjut hingga malam dan dini hari di sejumlah wilayah termasuk Pekanbaru, Kampar, dan Rokan Hulu.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di wilayah Rokan Hulu, Kampar, dan Siak pada malam hingga dini hari.

Suhu udara di Riau saat ini berkisar antara 23-34 derajat Celsius dengan kelembapan 45–90 persen. Angin bertiup dari arah tenggara dengan kecepatan 10-40 kilometer per jam. Sementara itu, tinggi gelombang di perairan Riau diprakirakan masih dalam kategori rendah, yakni berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter. (H-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *