
SAMSUNG secara resmi memperkenalkan lini tablet flagship terbaru mereka, Galaxy Tab S12 Series, yang terdiri dari Galaxy Tab S12 Ultra dan Galaxy Tab S12+.
Perangkat ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan produktivitas tinggi, mulai dari pengerjaan tugas profesional, aktivitas belajar, hingga pembuatan konten kreatif bagi para kreator digital.
Jay Kim, Executive Vice President and Head of Customer Experience Office Mobile eXperience (MX) Business Samsung Electronics, menyatakan bahwa seri terbaru ini membawa standar baru dalam industri tablet melalui perpaduan perangkat keras mutakhir dan kecerdasan buatan.
“Galaxy Tab S12 Series memadukan layar luas dengan kekuatan Galaxy AI, mengurangi hambatan dalam menjalankan tugas-tugas kompleks sehingga pengguna dapat tetap fokus untuk mencapai hasil yang nyata,” ujarnya dalam siaran pers resmi.
Desain Ultra Tipis dan Layar Dynamic AMOLED 2X
Salah satu pencapaian desain paling menonjol terlihat pada Galaxy Tab S12 Ultra. Model tertinggi ini memiliki ketebalan hanya 5,1 mm, yang menjadikannya sebagai model Galaxy Tab paling tipis dalam sejarah Samsung.
Meski sangat tipis, perangkat ini tetap menawarkan ketangguhan dengan sertifikasi IP68 yang menjamin ketahanan terhadap air dan debu.
Dari sisi visual, Galaxy Tab S12 Ultra mengusung layar Dynamic AMOLED 2X berukuran 14,6 inci, sementara varian Galaxy Tab S12+ hadir dengan layar 12,6 inci.
Keduanya dibekali tingkat kecerahan puncak hingga 1.600 nits dan fitur Vision Booster. Teknologi ini memungkinkan layar menyesuaikan tingkat kecerahan secara otomatis berdasarkan kondisi pencahayaan sekitar, memastikan visibilitas tetap optimal bahkan di bawah terik matahari.
Performa MediaTek Dimensity 9500 dan Sistem Pendingin 3D
Berbeda dengan generasi sebelumnya, Samsung kali ini mempercayakan dapur pacu Galaxy Tab S12 Series pada prosesor MediaTek Dimensity 9500 berbasis fabrikasi 3nm. Penggunaan chipset ini membawa peningkatan performa yang signifikan dibandingkan Galaxy Tab S11 Ultra, dengan rincian sebagai berikut:
| Komponen Performa | Peningkatan vs Tab S11 Ultra |
|---|---|
| NPU (Neural Processing Unit) | 61% |
| CPU (Central Processing Unit) | 19% |
| GPU (Graphics Processing Unit) | 17% |
Untuk menjaga stabilitas performa saat menjalankan aplikasi berat seperti penyuntingan video atau desain grafis, Samsung menyematkan sistem pendingin 3D Vapor Chamber.
Selain itu, sektor audio juga ditingkatkan dengan empat kanal audio spasial, memberikan pengalaman suara yang lebih imersif dibandingkan generasi terdahulu.
Produktivitas Berbasis Galaxy AI dan Android 17
Galaxy Tab S12 Series hadir dengan sistem operasi Android 17 dan antarmuka One UI 9. Fokus utama pada perangkat lunak kali ini adalah integrasi Galaxy AI yang lebih dalam. Salah satu fitur unggulannya adalah Multi Window yang memungkinkan pengguna membagi layar menjadi tiga bagian secara bersamaan.
Pengguna dapat mencatat di Samsung Notes, membuka materi pembelajaran, dan berkonsultasi dengan asisten AI dalam satu tampilan layar. Selain itu, pembeli akan mendapatkan layanan uji coba Google AI Pro selama enam bulan, yang mencakup akses ke Gemini dan Gemini Notebook untuk mengelola catatan, rekaman, dan berkas dalam satu ruang kerja digital yang terintegrasi.
- Desain ultra tipis (5,1 mm pada varian Ultra).
- Dukungan pembaruan OS dan keamanan hingga 7 kali.
- Integrasi Galaxy AI dan Google AI Pro yang kuat.
- Sistem pendingin 3D Vapor Chamber untuk performa stabil.
Daya Tahan Baterai dan Ketersediaan
Dalam hal daya tahan, Galaxy Tab S12 Ultra dibekali baterai 11.600 mAh yang diklaim mampu bertahan hingga 23 jam penggunaan. Sementara itu, Galaxy Tab S12+ memiliki baterai 10.600 mAh dengan daya tahan hingga 21 jam. Keduanya mendukung pengisian daya cepat 45W yang mampu mengisi baterai dari 0 hingga 100 persen dalam waktu sekitar 95 menit.
Setiap paket pembelian sudah termasuk stylus S Pen. Samsung juga menyediakan aksesori opsional seperti Pro Keyboard dengan tombol khusus AI dan Book Cover Keyboard Slim.
Layanan penjualan resmi untuk Galaxy Tab S12 Series akan dibuka mulai 7 Oktober 2026, dengan jaminan pembaruan sistem operasi dan keamanan hingga tujuh generasi ke depan. (Ant/Z-1)
