
Panggilan dari nomor telepon yang tidak dikenal terkadang hanya berasal dari orang yang salah sambung. Namun, jika dilakukan berulang kali, panggilan tersebut bisa mengganggu dan bahkan berpotensi berkaitan dengan spam atau penipuan. Karena itu, penting untuk mengetahui cara mengecek nomor yang menghubungi sebelum memutuskan untuk merespons.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyediakan layanan Aduan Nomor yang dapat digunakan masyarakat untuk mengecek apakah sebuah nomor seluler pernah dilaporkan atas dugaan penipuan. Layanan tersebut juga dapat digunakan untuk melaporkan nomor yang dianggap mencurigakan.
Berikut lima cara yang dapat dilakukan untuk mengecek sekaligus mengatasi nomor HP tidak dikenal.
1. Cek melalui layanan Aduan Nomor
Salah satu cara resmi yang dapat digunakan masyarakat Indonesia adalah layanan Aduan Nomor dari pemerintah. Nomor seluler dapat diperiksa untuk mengetahui apakah pernah dilaporkan terkait dugaan penipuan.
Jika nomor tersebut diduga digunakan untuk penipuan, masyarakat juga dapat membuat laporan melalui layanan yang sama. Untuk memperkuat laporan, pengguna dapat menyiapkan bukti seperti tangkapan layar pesan atau informasi mengenai panggilan yang diterima.
2. Gunakan fitur identifikasi spam di HP
Ponsel tertentu memiliki fitur bawaan untuk membantu mengenali panggilan yang dicurigai sebagai spam. Pada aplikasi Telepon dari Google, misalnya, fitur ID penelepon dan perlindungan spam dapat memberikan peringatan ketika sebuah panggilan terindikasi sebagai spam. Pengguna juga dapat memilih untuk memblokir atau melaporkan nomor tersebut.
3. Manfaatkan fitur pencarian atau identifikasi nomor
Pengguna juga dapat mencari nomor yang tidak dikenal melalui layanan identifikasi penelepon yang tersedia di perangkat atau aplikasi terpercaya. Namun, informasi yang muncul sebaiknya tidak langsung dianggap sebagai identitas pemilik nomor yang sebenarnya.
Hal ini penting karena nomor telepon dapat dipalsukan atau disamarkan melalui teknik caller ID spoofing. Federal Trade Commission (FTC) menjelaskan bahwa penipu dapat membuat nomor yang muncul di layar terlihat seperti nomor lokal atau nomor lain yang sebenarnya bukan milik mereka.
4. Blokir nomor yang terus mengganggu
Jika sebuah nomor berulang kali menghubungi tanpa alasan yang jelas, pengguna dapat memanfaatkan fitur pemblokiran bawaan pada ponsel. Pada aplikasi Telepon Google, nomor tertentu dapat diblokir sekaligus dilaporkan sebagai spam.
Sementara itu, pengguna iPhone dapat memanfaatkan fitur untuk mengidentifikasi, menyaring, mengheningkan, atau memblokir panggilan dari nomor yang tidak dikenal maupun yang terindikasi spam.
5. Jangan langsung menelepon balik
Nomor yang tidak dikenal sebaiknya tidak langsung ditelepon kembali, terutama jika panggilan terlihat mencurigakan atau dilakukan berulang kali. Jika penelepon meninggalkan pesan, periksa terlebih dahulu informasi yang diberikan sebelum mengambil tindakan.
FTC juga menyarankan agar masyarakat tidak mengikuti instruksi dari panggilan otomatis yang mencurigakan, termasuk menekan tombol tertentu atau menelepon kembali. Panggilan yang tidak diinginkan dapat dilaporkan agar membantu pihak terkait mengidentifikasi pola penipuan.
Selain itu, jangan memberikan data pribadi, kode OTP, kata sandi, informasi rekening, atau data finansial kepada penelepon yang identitasnya belum dapat dipastikan. Jika penelepon mengaku berasal dari bank, perusahaan, atau lembaga tertentu, sebaiknya hubungi institusi tersebut melalui kanal resmi yang diketahui benar.
Nomor telepon yang tidak dikenal memang tidak selalu berarti penipuan. Namun, kewaspadaan tetap diperlukan, terutama ketika penelepon meminta informasi pribadi, menawarkan hadiah yang tidak masuk akal, atau mendesak penerima untuk segera melakukan transfer maupun tindakan tertentu.
Dengan memanfaatkan fitur identifikasi, melakukan pengecekan melalui layanan resmi, memblokir nomor yang mengganggu, dan tidak mudah memberikan informasi pribadi, risiko menjadi korban spam atau penipuan melalui telepon dapat diminimalkan.
Sumber: Komdigi
