
INSIDEN kecelakaan kerja terjadi di perairan Kelurahan Teluk Harapan, Kecamatan Maratua, Kabupaten Berau, Jumat (2/10) pagi, mengakibatkan satu orang pemuda berinisial RMM (22) alami luka bakar usai mesin penyedot air atau alkon yang berada di dalam speedboat Nauri tiba-tiba meledak dan memicu kebakaran.
Kasat Polairud Polres Berau AKP Musjaya, Sabtu (3/9) membenarkan, insiden tersebut. Personel kepolisian langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal, olah tempat kejadian perkara (TKP), serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, sementara korban mengalami luka bakar dan telah mendapatkan penanganan medis. Korban sempat dibawa ke Puskesmas Maratua sekitar pukul 07.30 Wita, sebelum dirujuk ke RSUD Abdul Rivai Tanjung Redeb,” ujar AKP Musjaya.
Dibeberkannya, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 06.40 Wita, ketika korban berada di speedboat yang sedang berlabuh di kawasan pantai Teluk Harapan. Saat itu, korban tengah mempersiapkan kapal sebelum berangkat menuju Kecamatan Tanjung Redeb.
Namun, lanjutnya, ketika korban menyalakan mesin alkon yang berada di dalam kapal, tiba-tiba terjadi ledakan yang disusul kobaran api dan menyambar tubuh korban. Dalam kondisi tersebut, korban berupaya menyelamatkan diri dengan melompat ke laut.
“Setelah itu, korban berhasil menuju tepian pantai dan meminta pertolongan. Saksi berinisial A (34) yang berada di sekitar lokasi kemudian berteriak meminta bantuan, warga yang mengetahui kejadian tersebut segera memberikan pertolongan dan membantu proses pemadaman api yang membakar speedboat,” tuturnya.
Sementara itu, api berhasil dipadamkan oleh warga Kelurahan Teluk Harapan. Akibat kejadian tersebut, badan speedboat beserta dua unit mesin kapal mengalami kerusakan dan terbakar. Tidak ada barang berharga yang berhasil diselamatkan.
“Kerugian material akibat insiden tersebut masih dalam proses pendataan. Kami juga masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui secara pasti penyebab terjadinya ledakan. Kami mengimbau masyarakat, khususnya para pekerja dan pengguna transportasi air, untuk selalu mengutamakan keselamatan serta memastikan kondisi mesin dan peralatan sebelum digunakan untuk beraktivitas,” pungkasnya. (EM)
