
REAL Madrid secara resmi telah menyerahkan tumpukan dokumen dalam jumlah besar kepada UEFA terkait skandal pembayaran yang melibatkan Barcelona dan mantan wakil presiden Komite Teknis Wasit (CTA), Jose Maria Enriquez Negreira.
Pihak UEFA mengonfirmasi bahwa berkas-berkas tersebut telah diterima secara resmi dan langsung diserahkan kepada Inspektur Etik dan Disipliner UEFA untuk ditelaah lebih lanjut sebagai bagian dari investigasi yang tengah berjalan.
“UEFA mengonfirmasi telah menerima dari Real Madrid sejumlah besar dokumen terkait penyelidikan yang sedang berlangsung terhadap FC Barcelona mengenai perkara yang melibatkan Jose Maria Enriquez Negreira,” demikian bunyi pernyataan resmi UEFA yang dilansir dari Diario AS.
Langkah pengiriman dokumen ini sebelumnya telah dicanangkan oleh Presiden Real Madrid, Florentino Perez, yang mendesak agar otoritas tertinggi sepak bola Eropa tersebut mengambil tindakan tegas atas kasus ini.
Kasus Negreira sendiri bermula dari temuan pembayaran bernilai total lebih dari 7 juta euro yang dilakukan Barcelona kepada perusahaan milik Negreira sepanjang periode 2001 hingga 2018. Pihak kejaksaan Spanyol menduga aliran dana tersebut berindikasi sebagai upaya untuk memengaruhi keputusan perwasitan. Sebaliknya, Barcelona konsisten membantah tudingan tersebut dengan berdalih bahwa dana itu dikeluarkan murni untuk keperluan laporan dan jasa konsultasi teknis seputar wasit.
Langkah ofensif yang diambil Florentino Perez ini turut memicu respons hukum dari kubu Barcelona. Klub berjuluk Blaugrana tersebut telah memulai proses hukum yang berpotensi berujung pada gugatan pencemaran nama baik terhadap sang presiden Real Madrid. Berdasarkan agenda, kedua pihak dijadwalkan menghadiri sidang konsiliasi di Madrid pada 25 November mendatang.
Di sisi lain, UEFA sejatinya telah membekukan proses terkait keikutsertaan Barcelona di kompetisi Eropa sejak Juli 2023. Meski Badan Banding UEFA sempat memberikan lampu hijau bagi Barcelona untuk tetap berpartisipasi sementara waktu, pintu investigasi dan pengambilan keputusan lanjutan tetap terbuka lebar.
Dengan masuknya dokumen tambahan dari Real Madrid, penanganan kasus ini kini sepenuhnya berada di tangan Inspektur Etik dan Disipliner UEFA. Kubu Los Blancos pun mendesak agar proses investigasi ini dikawal dengan tingkat urgensi maksimal demi menjaga nilai-nilai integritas, transparansi, dan fair play di kancah sepak bola Eropa.
“Real Madrid menilai penting bahwa penyelidikan berjalan dengan urgensi maksimum hingga tuntas sepenuhnya dan bahwa badan-badan yang berwenang mengambil keputusan yang tepat,” tegas pihak Real Madrid.
(Ant/P-4)
