
PT Berlian Laju Tanker Tbk (BLTA atau Perseroan) memberikan klarifikasi terkait informasi yang beredar mengenai rencana aksi korporasi dan investasi strategis yang dikaitkan dengan perseroan.
Corporate Secretary PT Berlian Laju Tanker Tbk, Benny Rachmat, menegaskan informasi tersebut bukan merupakan informasi yang bersumber dari perseroan dan tidak pernah disampaikan maupun dikonfirmasi oleh manajemen BLTA.
“Informasi tersebut bukan berasal dari perseroan. Kami tidak pernah memberikan pernyataan ataupun konfirmasi kepada pihak yang mempublikasikan informasi tersebut mengenai rencana aksi korporasi maupun investasi strategis sebagaimana diberitakan,” ujar Benny, Selasa (29/9).
Sebagai perusahaan terbuka, BLTA menyampaikan informasi atau fakta material kepada publik melalui mekanisme keterbukaan informasi sesuai dengan ketentuan pasar modal yang berlaku.
“Apabila terdapat informasi material mengenai perseroan yang wajib diketahui publik, termasuk terkait aksi korporasi, perseroan akan menyampaikannya melalui mekanisme keterbukaan informasi yang berlaku. Oleh karena itu, kami mengimbau pemegang saham, investor, dan masyarakat untuk merujuk pada keterbukaan informasi dan kanal komunikasi resmi perseroan,” jelas Benny.
Perseroan mengimbau pemegang saham, investor, dan masyarakat untuk berhati-hati terhadap informasi mengenai BLTA yang berasal dari sumber yang tidak terverifikasi serta melakukan verifikasi terlebih dahulu sebelum menjadikan informasi tersebut sebagai dasar pengambilan keputusan investasi.
Informasi resmi mengenai PT Berlian Laju Tanker Tbk dapat diperoleh melalui keterbukaan informasi Perseroan dan kanal komunikasi resmi perseroan.
Sebelumnya Kuasa hukum Jhonlin Group, Junaidi Tirtanata, membantah rumor yang menyebutkan rencana Haji Isam membeli saham PT Berlian Laju Tanker Tbk (BLTA). Informasi yang menyebut pengusaha tersebut telah menyiapkan dana Rp10 miliar untuk memborong saham BLTA adalah hoaks. Menurutnya, informasi mengenai rencana Haji Isam memborong saham BLTA tidak pernah disampaikan secara resmi oleh pihak Jhonlin Group. (E-1)
