
TIMNAS Indonesia membawa modal kepercayaan diri tinggi menjelang duel klasik melawan Malaysia pada laga kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9) pukul 19.30 WIB ini, menjadi panggung pembuktian dominasi Skuad Garuda atas rival serumpunnya tersebut.
Berdasarkan data yang dihimpun dari 11v11, Indonesia tercatat unggul dalam 10 pertemuan terakhir melawan Malaysia. Dari sepuluh laga tersebut, Indonesia berhasil mengamankan lima kemenangan. Salah satu kemenangan paling mencolok terjadi pada ajang Piala AFF 2020 di Singapura, di mana Indonesia melumat Malaysia dengan skor telak 4-1.
Sementara itu, lima pertemuan lainnya berakhir dengan catatan satu kali hasil imbang dan empat kekalahan bagi Indonesia. Hasil seri terakhir diraih pada laga persahabatan 6 Juni 2008 yang berakhir dengan skor 1-1. Di sisi lain, Indonesia juga pernah merasakan kepahitan di kandang sendiri saat takluk 2-3 dari Malaysia pada Kualifikasi Piala Dunia 2022 di SUGBK, September 2019 silam, meski sempat memimpin 2-1 di babak pertama.
Rivalitas Panjang Sejak 1957
Persaingan antara Indonesia dan Malaysia merupakan salah satu rivalitas tertua di Asia Tenggara. Secara keseluruhan, kedua tim telah bertemu sebanyak 85 kali sejak pertemuan perdana pada 7 September 1957 di Turnamen Merdeka. Rekor pertemuan kedua tim sangat ketat, dengan rincian sebagai berikut:
| Kategori | Jumlah |
|---|---|
| Total Pertemuan | 85 |
| Kemenangan Indonesia | 33 |
| Kemenangan Malaysia | 34 |
| Seri | 18 |
Persaingan Puncak Klasemen Grup A
Laga di SUGBK malam nanti dipastikan berlangsung sengit mengingat kedua tim saat ini sama-sama mengoleksi tiga poin di klasemen Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Malaysia saat ini menduduki posisi puncak klasemen setelah meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Bangladesh pada laga perdana.
Indonesia membuntuti di peringkat kedua setelah sukses mengalahkan Singapura dengan skor 2-0. Pemenang dalam laga ini akan memiliki peluang besar untuk mengamankan posisi juara grup dan memuluskan langkah menuju babak semifinal. Dukungan penuh suporter di SUGBK diharapkan menjadi faktor kunci bagi anak asuh Shin Tae-yong untuk membalas kekalahan kandang di masa lalu dan memperbaiki rekor pertemuan secara keseluruhan. (Ant/I-1)
