Bukan Sekadar Cantik, Tren Perawatan Kini Bergerak ke Arah Wellness dan Longevity
Ilustrasi(Dok Istimewa)

PERKEMBANGAN industri estetika dan layanan kesehatan di Indonesia terus menunjukkan dinamika seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan yang menggabungkan perawatan estetika, kesehatan, dan teknologi medis.

Perkembangan tersebut juga semakin terlihat dari kiprah klinik Indonesia dalam ajang penghargaan industri tingkat Asia Pasifik. Salah satunya ditandai dengan diraihnya Aesthetics, Wellness & Longevity Award 2026 kategori Aesthetics & Regenerative Medicine Clinic of the Year in Indonesia oleh Widya Esthetic Clinic. 

Penghargaan yang digelar Global Health Asia Pacific di Jakarta, Jumat (25/9/2026), itu melibatkan kandidat dan penerima penghargaan dari tujuh negara, yakni Indonesia, Thailand, Singapura, Malaysia, Korea Selatan, Sri Lanka, dan Myanmar.

Kehadiran peserta dari berbagai negara menunjukkan semakin luasnya ekosistem industri estetika, wellness, dan regenerative medicine di kawasan Asia Pasifik.

Pemilik Widya Esthetic Clinic dr Ayu Widyaningrum mengatakan penghargaan tersebut menjadi bagian dari perjalanan kliniknya dalam mengembangkan layanan estetika dan regenerative medicine. Menurut dia, proses penilaian tidak hanya melihat keberadaan sebuah klinik, tetapi juga kredibilitas serta perkembangan layanan dari waktu ke waktu. Tahapan penilaian telah dimulai sejak Agustus 2026 melalui proses pengumpulan dokumen, kurasi, dan kualifikasi sebelum kandidat yang lolos mengikuti tahapan penjurian secara daring.

“Dalam proses penilaiannya, yang menjadi perhatian antara lain kredibilitas klinik dan bagaimana klinik tersebut berkembang dari waktu ke waktu,” ujar Ayu seusai menerima penghargaan.

Perkembangan industri estetika juga berjalan seiring dengan munculnya pendekatan yang semakin luas dalam layanan kesehatan. Widya Esthetic Clinic, yang berkembang di Banjarmasin, misalnya, turut mengembangkan layanan regenerative medicine, termasuk layanan yang diklaim berbasis stem cell.

Sejumlah layanan yang dikembangkan antara lain Luxery Booster, Umbilicalcord Booster, Blood Stemcell Therapy, Regeneratif Cell, Nebul Stemcell Exosomi Therapy, Regeneratif Cell Saraf Anak, serta terapi regeneratif sel untuk hipertensi dan jantung.

Ayu mengatakan pengembangan itu merupakan bagian dari upaya klinik mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kesehatan. Pengalaman dalam menangani kebutuhan pasien juga menjadi salah satu pertimbangan dalam mengembangkan layanan baru. “Kami memiliki pendekatan yang mungkin berbeda dengan klinik estetika lainnya,” katanya.

Di sisi lain, keterlibatan klinik Indonesia dalam forum industri tingkat regional juga membuka peluang pertukaran pengetahuan dan jejaring dengan pelaku industri dari negara lain. Pertemuan dengan dokter dan pengusaha di bidang estetika dapat memperluas koneksi sekaligus membuka ruang pertukaran pengalaman mengenai perkembangan industri.

Bagi klinik yang tumbuh dari daerah, perkembangan tersebut juga menunjukkan industri estetika dan kesehatan tidak hanya bertumpu pada kota-kota besar. Widya Esthetic Clinic yang berbasis di Banjarmasin menjadi salah satu contoh pelaku usaha kesehatan dari daerah yang berupaya masuk dalam jejaring industri tingkat Asia Pasifik.

Ayu menegaskan perkembangan klinik tidak semata-mata berkaitan dengan pertumbuhan bisnis. Menurut dia, keberlanjutan layanan juga perlu diikuti dengan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.

“Yang paling penting bagi kami adalah bagaimana sebuah klinik bisa terus berkembang, tetapi tetap memberikan manfaat untuk masyarakat,” ujarnya.

Penghargaan Aesthetics, Wellness & Longevity Award 2026 tersebut sekaligus menjadi catatan dalam perkembangan Widya Esthetic Clinic dan memperluas jejaringnya di kawasan Asia Pasifik, khususnya dalam ekosistem estetika, wellness, dan regenerative medicine. (H-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *