Sekjen PBB dan Presiden Iran Bahas Diplomasi serta Pembukaan Selat Hormuz
Ilustrasi(Dok Antara)

SEKRETARIS Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menggelar pertemuan penting dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada Jumat (25/9). Agenda utama kedua pemimpin tersebut berfokus pada upaya diplomasi kawasan serta jalur pelayaran strategis Selat Hormuz.

Pertemuan tingkat tinggi ini tersiar di tengah dinamika geopolitik Timur Tengah yang memanas akibat konflik bersenjata berkepanjangan sejak awal tahun.

PBB mendesak agar seluruh pihak mengutamakan penyelesaian konflik melalui perundingan diplomatik yang berlandaskan hukum internasional.

Proposal Gencatan Senjata: Pemerintah Iran dikabarkan telah menyerahkan rancangan proposal berdurasi tujuh hari guna meredakan ketegangan dan memulihkan akses jalur laut vital.

Hingga saat ini, pihak Amerika Serikat belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait proposal damai yang disalurkan melalui mediator Qatar tersebut.

Pernyataan Resmi dan Perkembangan Konflik

Dalam rilis resminya, pihak kesekretariatan PBB menggarisbawahi pentingnya menjaga stabilitas maritim global demi kelancaran pasokan energi dunia.

“Sekjen PBB menekankan kebutuhan mendesak untuk menyelesaikan konflik di Timur Tengah melalui dialog dan perundingan, dengan menghormati sepenuhnya hukum internasional, termasuk hak dan kebebasan navigasi internasional di dalam dan sekitar Selat Hormuz,” menurut pernyataan PBB.

Selain itu, Antonio Guterres menegaskan kembali komitmen PBB untuk mendukung seluruh upaya diplomatik.

Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyampaikan kepada awak media pada hari yang sama bahwa pihaknya telah menyampaikan proposal damai kepada Amerika Serikat via Qatar. Menurut keterangan tersebut, Selat Hormuz berpotensi dibuka kembali dalam kurun waktu sepekan apabila seluruh prasyarat terpenuhi.

Ketegangan di kawasan ini sendiri meningkat drastis sejak eskalasi militer pecah pada 28 Februari lalu, yang melibatkan serangan udara serta rentetan respons pertahanan rudal dan drone yang berdampak langsung pada penutupan jalur energi internasional tersebut. (Ant/E-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *