Karhutla Ancam Situs Geopark Meratus
Ilustrasi(MI/Denny Susanto)

KEBAKARAN hutan dan lahan (karhutla) yang terus meluas melanda sejumlah kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Selatan telah mengancam keberadaan situs (geosite) Unesco Global Geopark (UGGp) Meratus. 

Awal pekan lalu, kebakaran hebat melanda areal hutan di kawasan perbukitan karst Gunung Batu Laki di Desa Batu Laki, Kecamatan Padang Batung, Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Perbukitan karst Batu Laki yang masuk area cekungan Barito ini merupakan salah satu dari enam geosite yang ada di Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

“Beberapa waktu lalu Gunung Batu Laki terbakar, tetapi sudah berhasil ditangani,” ungkap Kepala BPBD Provinsi Kalsel, Ronny Eka Saputra, Sabtu (26/9). 

Kondisi karhutla di Kalsel termasuk kebakaran Gunung Batu Laki ini juga telah dilaporkan saat kunjungan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni ke Kalsel, Kamis (24/9) kemarin.

Dalam laporannya BPBD Hulu Sungai Selatan melaporkan luas kebakaran di wilayah Desa Batu Laki pada Selasa (22/9) malam itu seluas 2 hektare dan berhasil dipadamkan 1 hektare. Namun informasi dihimpun Media Indonesia, luas kebakaran hingga mendekati puncak gunung tersebut diperkirakan lebih dari 2 hektare. 

Kepala Dinas Pariwisata Kalsel Iwan Fitriady selaku Ketua Harian Badan Pengelola Geopark Meratus, mengaku secara umum puluhan geosite yang tersebar di enam kabupaten/kota dalam kondisi aman. 

“Sejauh ini geosite Geopark Meratus masih aman dari karhutla. Kami berharap pemerintah daerah di mana titik lokasi (geosite) berada betul-betul bersinergi dengan pemerintah provinsi untuk menjaga kelestarian situs-situs tersebut,” katanya

Meratus UGGp saat ini mencakup 54 situs yang tersebar di enam wilayah, meliputi Kota Banjarmasin,  Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Barito Kuala, Tapin dan Hulu Sungai Selatan.

Sebelumnya, karhutla di Kabupaten Hulu Sungai Selatan juga menyebabkan kematian belasan satwa liar Bekantan dan ular. (DY/E-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *