Gelar Bijak Jajan Cinta Bumi 2026, Garudafood Ajak Generasi Muda Pilih Jajan dan Peduli Lingkungan
Garudafood bersama Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, pendidik dan siswa di Kabupaten Sumedang, dalam Gerakan Bijak Jajan Cinta Bumi 2026(ISTIMEWA)

PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (Garudafood) terus memperkuat komitmennya dalam membangun perilaku konsumsi yang bijak, sehat, dan berkelanjutan di kalangan generasi muda. Perusahaan menggulirkan gerakan edukatif “Bijak Jajan Cinta Bumi 2026″.

Gerakan ini diinisiasi sebagai upaya berkelanjutan untuk mengajak anak-anak dan remaja memilih jajanan yang aman sekaligus peduli terhadap kelestarian lingkungan.

Pada tahun sebelumnya, program ini sukses dilaksanakan di sekolah-sekolah tingkat SD hingga SMA/SMK wilayah Surakarta, Jawa Tengah, dengan total lebih dari 20.000 penerima manfaat.

Melihat dampak positif yang dihasilkan, pada 2026 Garudafood memperluas cakupan wilayah program ke Kabupaten Sumedang, Kota Bandung, dan Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Peresmian (kick off) gerakan “Bijak Jajan Cinta Bumi 2026” dilaksanakan di SD Negeri (SDN) Tegalkalong, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Kegiatan ini dihadiri oleh Head of Corporate Communication and External Relations Garudafood, Dian Astriana; Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir; Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Eka Ganjar Kurniawan; serta Head of Business Unit Garudafood Sumedang, Doni Sukarno.

Kehadiran pemerintah daerah dan pelaku usaha dalam kegiatan ini menjadi momentum penting untuk kembali memperkuat kolaborasi antara sektor swasta dan pemerintah dalam memberikan edukasi mengenai pentingnya pola konsumsi yang sehat dan bertanggung jawab terhadap lingkungan sejak usia dini.


INVESTASI JANGKA PANJANG


Pada kesempatan itu, Dian Astriana menegaskan bahwa gerakan ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab Garudafood terhadap generasi penerus bangsa.

“Bijak Jajan Cinta Bumi merupakan investasi jangka panjang bagi kesehatan diri generasi muda dan kelestarian lingkungan. Kami percaya, kebiasaan baik yang ditanamkan sejak dini di bangku sekolah akan tumbuh menjadi budaya yang mengakar kuat di masa depan,” jelasnya.

Perluasan program ke Bandung dan Sumedang ini, tambah dia, menunjukkan komitmen kami untuk terus memperluas manfaat gerakan ini kepada anak Indonesia.

Sementara itu, Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, menyambut baik kehadiran program ini di wilayahnya dan berharap kolaborasi semacam ini dapat terus berlanjut.

“Kami mengapresiasi inisiatif Garudafood yang menghadirkan program edukasi seperti ini di Sumedang. Pendidikan mengenai jajanan sehat dan pengelolaan sampah adalah bagian penting dari upaya kami membentuk generasi muda Sumedang yang tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan,” tegasnya.

Dia berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha seperti ini dapat terus diperluas ke sekolah-sekolah lain di Sumedang.


PENGELOLAAN SAMPAH


Program “Bijak Jajan Cinta Bumi 2026” mengedepankan tiga pilar edukasi utama, yaitu pentingnya memilih jajanan yang aman dan bergizi, penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta kepedulian terhadap lingkungan melalui pengelolaan sampah kemasan secara bertanggung jawab.

Seluruh materi disampaikan secara interaktif melalui permainan, diskusi, dan simulasi, agar mudah dipahami dan dipraktikkan langsung oleh siswa dalam kehidupan sehari-hari.

Peresmian gerakan ini melibatkan sekitar 670 siswa SDN Tegalkalong. Ke depan, gerakan “Bijak Jajan Cinta Bumi 2026” menargetkan jangkauan hingga 30 sekolah dengan total 23.000 penerima manfaat di wilayah Bandung dan Sumedang, pada tingkat SD, SMP, hingga SMA/SMK.

Kepala SDN Tegalkalong, Siti Masitoh mengapresiasi kehadiran gerakan ini di sekolahnya.

“Kami menyambut sangat baik gerakan Bijak Jajan Cinta Bumi ini. Program ini membantu kami menanamkan kebiasaan jajan sehat dan cinta lingkungan kepada siswa dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami. Kami berharap semangat ini terus dibawa anak-anak hingga ke rumah dan lingkungan sekitar mereka,” ujarnya.

Sebagai bentuk komitmen kepedulian terhadap lingkungan, kegiatan ini juga dilengkapi dengan penyediaan Dropbox Sampah Kemasan (DSK) di sekolah untuk menampung sampah jenis kertas dan plastik.

Penyerahan unit DSK secara simbolis dilakukan oleh Dian Astriana kepada pihak sekolah yang diwakili oleh Kepala SDN Tegalkalong, Siti Masitoh, dengan didampingi langsung oleh Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir serta Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Eka Ganjar Kurniawan.

Dalam pelaksanaannya, Garudafood menggandeng mitra pengelola limbah yang kompeten guna memastikan proses pengangkutan dan pengolahan sampah berjalan secara bertanggung jawab hingga ke tahap akhir.

Menariknya, setiap unit DSK yang dipasang di lingkungan sekolah dibuat dari material Multilayer Plastic (MLP) hasil daur ulang. Setiap unitnya menghabiskan 42 kilogram sampah MLP, sehingga total kebutuhan material untuk 30 unit DSK yang disalurkan ke sekolah-sekolah mencapai lebih dari 1,2 ton.

Inovasi ini membuat DSK tak lagi sekadar berfungsi sebagai sarana pengumpulan sampah, melainkan juga menjadi simbol nyata penerapan ekonomi sirkular sekaligus bukti konkret pemanfaatan kembali material pascakonsumsi di lingkungan pendidikan.

Selain rangkaian acara utama, Garudafood juga menggelar Lomba Poster Mini dan Kompetisi Kreasi Daur Ulang ditujukan bagi siswa Sekolah Dasar (SD), guna memacu partisipasi dan kreativitas para siswa.

Sebagai bentuk apresiasi, peserta yang aktif terlibat berkesempatan meraih hadiah berupa produk Garudafood dan saldo e-wallet. Skema ini diharapkan mampu memperkuat penerapan perilaku bijak jajan sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan di kalangan siswa.

Melalui perluasan gerakan “Bijak Jajan Cinta Bumi 2026” ke Bandung dan Sumedang, Garudafood berharap semakin banyak siswa yang teredukasi untuk menjadi konsumen cerdas sekaligus agen perubahan bagi lingkungan di sekitarnya.

Kebiasaan memilih jajanan sehat dan mengelola sampah dengan bertanggung jawab yang ditanamkan sejak dini diharapkan dapat tumbuh menjadi gaya hidup yang berkelanjutan, tidak hanya di lingkungan sekolah, tetapi juga menular ke keluarga dan masyarakat luas.

Garudafood juga berharap gerakan ini dapat terus menginspirasi lebih banyak kolaborasi antara sektor swasta, pemerintah, dan dunia pendidikan dalam membangun generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan peduli terhadap kelestarian bumi.

Dengan diresmikannya gerakan kampanye ini di Sumedang, Garudafood menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan berkontribusi nyata bagi kesehatan generasi muda serta kelestarian lingkungan, sejalan dengan misi perusahaan sebagai perusahaan yang membawa perubahan dengan menciptakan nilai tambah bagi masyarakat berdasarkan prinsip saling menumbuhkembangkan.

 



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *