Karhutla masih Jadi Ancaman di Sukabumi, Sebulan Terjadi 78 Kasus
Warga melewati salah satu kantor di jajaran Pemkab Sukabumi. Sukabumi mewaspadai kejadian bencana, khususnya karhutla pada musim kemarau.(MI/BENNY BASTIANDY)

KEBAKARAN Lahan dan hutan (karhutla) masih jadi ancaman serius di tengah kemarau panjang ekstrem di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Bencana itu mendominasi berbagai kejadian sepanjang sebulan terakhir.

Manager Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, menyebutkan kurun sebulan terjadi 85 kali bencana di wilayah tersebut. Hampir 92% merupakan kejadian bencana karhutla yang merupakan dampak kemarau panjang ekstrem alias El Nino.

“Berdasarkan data yang berasal dari laporan di lapangan, kurun sebulan terjadi 78 kali karhutla dari 85 kali bencana,” ungkapnya.

Kondisi ini mengindikasikan dampak kemarau panjang masih berpotensi menimbulkan ancaman karhutla. Daeng menyebutkan, potensi karhutla pada kemarau tahun ini relatif cukup ekstrem.

Selain karhutla, kemarau panjang juga berdampak terhadap kekeringan. Tak hanya menyebabkan krisis air bersih bagi masyarakat, tapi juga ancaman krisis terhadap pasokan air ke lahan-lahan pertanian.

“Untuk kekeringan, kurun sebulan dilaporkan ada dua kejadian. Sementara cuaca ekstrem empat kejadian dan gempa bumi satu kejadian,” ujarnya.


TES AKTIVITASI EWS


Luasnya wilayah Kabupaten Sukabumi yang mencakup 47 kecamatan, membuat daerah terluas kedua se-Jawa dan Bali itu cukup rentan bencana. Hampir semua bencana berpotensi terjadi di wilayah tersebut, salah satunya tsunami.

Daeng mengatakan, BPBD kembali akan melakukan tes uji coba aktivasi sirine atau early warning system tsunami. Rencananya, tes aktivasi dilaksakanan pada Sabtu (26/9).

“Ada lima titik sirine tsunami yang terpasang di pesisir pantai selatan. Kami akan kembali uji coba aktivasinya,” tutur dia.

Kelima titik uji coba aktivasi sirine tsunami berada di kantor Kelurahan Palabuhanratu, Dermaga Pelabuhan Perikanan Nusantara Palabuhanratu (PPNP), Gedung Geopark Information Center, kantor Balawista, serta di kawasan Pantai Loji di Desa Loji Kecamatan Simpenan.

“Kami imbau masyarakat tidak panik saat dilaksanakan uji coba aktivasi sirine tsunami,” pungkasnya.

 

 



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *