
RAPPER asal Amerika Serikat, Macklemore, resmi mengumumkan tur bertajuk “Free Palestine”. Langkah ini diambil hanya beberapa hari setelah dirinya didepak dari rangkaian Loop Tour milik Ed Sheeran menyusul pernyataan pro-Palestina yang ia sampaikan di atas panggung awal bulan ini.
Penyanyi bernama asli Benjamin Haggerty ini mengonfirmasi kabar tersebut pada Kamis (25/9). Dengan nada menyindir, ia menyatakan bahwa jadwalnya kini menjadi lebih luang sehingga ia bisa fokus pada proyek barunya tersebut. Seluruh keuntungan dari tur ini rencananya akan didonasikan kepada organisasi-organisasi yang mendukung rakyat Palestina.
Kritik Terhadap Sensor dan Kelas Miliarder
Dalam pernyataan resminya, pelantun lagu Thrift Shop ini menyebutkan bahwa peristiwa yang dialaminya dalam dua minggu terakhir menunjukkan adanya “kebangkitan kolektif” terkait pembebasan Palestina. Ia juga mengkritik keras upaya penyensoran yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu.
“Apa yang terjadi pada saya lebih besar dari sekadar satu artis atau satu panggung,” tegas Macklemore. “Ketika kelas miliarder dapat memutuskan suara mana yang diizinkan di atas panggung dan mana yang terlalu berbahaya untuk didengar, semua orang harus menaruh perhatian.”
Macklemore mengaku telah menghabiskan waktu sepekan terakhir untuk menghubungi para seniman lain yang tetap konsisten menyuarakan solidaritas bagi Palestina meskipun harus menghadapi konsekuensi profesional.
Kronologi Pencoretan dari Tur Ed Sheeran
Kontroversi bermula saat Macklemore tampil sebagai pembuka konser Ed Sheeran di New Jersey pada awal September. Di hadapan ribuan penonton, ia menyatakan bahwa alasan utamanya mengikuti tur tersebut adalah agar bisa menyuarakan dukungan untuk Palestina di stadion besar.
Pascaaksi tersebut, pada 14 September, Macklemore resmi dikeluarkan dari daftar penampil. Ia sempat menuduh pemilik stadion bersekongkol untuk mendepaknya. Di sisi lain, pemilik stadion yang juga seorang miliarder, Robert Kraft, menuduh sang rapper melakukan ujaran kebencian dan retorika antisemit.
Ed Sheeran sendiri mengklarifikasi bahwa keputusan untuk mencoret Macklemore diambil oleh promotor Messina Touring Group, bukan oleh dirinya secara pribadi. Namun, situasi sempat memanas ketika seluruh penampil pendukung lainnya memilih mundur sebagai bentuk solidaritas kepada Macklemore, yang menyebabkan harga tiket tur Sheeran sempat merosot tajam.
Jadwal Tur “Free Palestine”
Meskipun detail teknis masih terus dimatangkan karena persiapan yang sangat singkat, Macklemore telah merilis jadwal awal untuk wilayah Eropa. Tur ini akan dimulai di Dublin bulan depan, disusul oleh kota-kota besar lainnya.
| Tanggal | Kota | Keterangan |
|---|---|---|
| 26 Oktober | Dublin, Irlandia | Pembukaan Tur |
| 29 Oktober | Paris, Prancis | Konfirmasi Jadwal |
| 30 Oktober | London, Inggris | Konfirmasi Jadwal |
| Segera Diumumkan | Berbagai Kota di AS | Tiket dijual minggu depan |
Menanggapi polemik ini, Ed Sheeran akhirnya angkat bicara saat konsernya di Philadelphia pekan lalu. Ia meminta maaf kepada penggemar atas kegaduhan yang terjadi dan menyebut konflik Israel-Gaza sebagai “masalah kemanusiaan”. Sheeran mengutuk serangan 7 Oktober sebagai hal yang mengerikan, namun ia juga menegaskan bahwa situasi yang terjadi di Gaza saat ini “tidak dapat dibenarkan dan tidak proporsional”. (bbc/Z-1)
