Emas Bulutangkis Indonesia di Asian Games 2026 Akhiri Penantian Emas  28 Tahun
Sejumlah pebulu tangkis putra Indonesia memberi hormat saat bendera Merah Putih dikibarkan dalam seremponi pemenang nomor final beregu Asian Games Aichi Nagoya 2026 di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Nagoya, Aichi, Jepang, Kamis (24/9/2026). Indonesia(ANTARA FOTO/Fauzan/app/bar)

TARGET bulutangkis Indonesia pada Asian Games  2026 terpenuhi setelah tim beregu putra meraih emas dan tim beregu putri membawa pulang perunggu.

Tim putra memastikan emas setelah mengalahkan Tiongkok 3-2 pada final di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Kamis (24/9). Sementara itu, tim putri meraih perunggu setelah kalah 0-3 dari Tiongkok di semifinal.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Eng Hian bersyukur atas pencapaian tersebut. Emas beregu putra sekaligus mengakhiri penantian Indonesia selama 28 tahun.

“Senang, bahagia, bersyukur di tahun 2026 ini, di kepengurusan bapak Fadil Imran, medali emas Asian Games beregu putra kembali ke Indonesia setelah 28 tahun,” kata Eng Hian.

Ia juga mengapresiasi perjuangan tim putra yang mampu bangkit setelah tertinggal 0-2 dari Tiongkok hingga berbalik menang 3-2.

“Mengembalikan keadaan setelah tertinggal 0-2 adalah satu hal yang sangat-sangat kami apresiasi luar biasa. Perjuangan atlet-atlet kita, yang tidak pernah kenal kata menyerah, inilah kekuatan tim Indonesia,” ujarnya.

Eng Hian menyebut raihan emas dan perunggu tersebut sebagai progres yang cukup bagus. Namun, ia meminta para atlet tidak larut dalam euforia karena nomor perorangan masih akan berlangsung.

“Untuk perorangan tentunya saya juga ingin anak-anak tetap fokus. Euforia ini kita nikmati malam ini tapi besok sudah harus bersiap lagi. Tetap fokus, fight dan memberikan yang terbaik,” tuturnya.

Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia Todotua Pasaribu turut mengapresiasi perjuangan tim bulutangkis putra. Menurutnya, emas tersebut menjadi medali emas pertama Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 sekaligus mengakhiri penantian 28 tahun.

“Alhamdulillah, emas pertama untuk Indonesia akhirnya datang dari bulutangkis beregu putra. Malam ini, di Aichi-Nagoya, Jepang, Indonesia Raya berkumandang dan Merah Putih berkibar,” kata Todotua.

Todotua juga mengingatkan bahwa perjuangan Tim Indonesia masih panjang dan seluruh atlet harus terus mendapat dukungan untuk memberikan yang terbaik.

“Karena perjuangan masih panjang, dan kita ingin memastikan setiap atlet dapat memberikan yang terbaik untuk Merah Putih tercinta,” tutupnya. (H-4)

 



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *