
Universitas Bunda Mulia (UBM) menjalin kolaborasi strategis bersama Ichitan dan Lawson dengan menghadirkan “Cloud Dee Khap”. Inisiatif ini menjadi wadah bagi mahasiswa Program Studi (Prodi) Hospitality dan Pariwisata UBM untuk membawa kreativitas mereka ke dunia industri melalui pengembangan produk minuman yang dipasarkan secara luas melalui jaringan ritel Lawson.
Dalam kolaborasi ini, para mahasiswa mengembangkan dua kreasi minuman inovatif dengan menggunakan produk Ichitan sebagai bahan dasar. Produk Ichitan Mango Coconut dikreasikan menjadi Cloud Coconut Mango, sementara Ichitan Signature Chocolate diolah menjadi Cloud Sea Salt Choco.
Kedua minuman tersebut merupakan hasil racikan mahasiswa UBM yang memadukan pengetahuan akademis, keterampilan praktis, dan kreativitas dalam pengembangan produk. Proses ini memberikan kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk memahami bagaimana sebuah ide dikembangkan hingga menjadi produk komersial yang dapat dinikmati konsumen.
Sinergi Akademisi dan Industri
Cloud Dee Khap mempertemukan peran tiga pihak dalam satu ekosistem kolaborasi. Ichitan berperan menyediakan produk bahan dasar, mahasiswa Prodi Hospitality dan Pariwisata UBM bertindak sebagai pengembang dan peracik minuman, sementara Lawson menjadi mitra ritel yang memperkenalkan hasil kreasi tersebut kepada masyarakat.
Sebagai bagian dari peluncuran, Cloud Coconut Mango dan Cloud Sea Salt Choco kini telah tersedia di seluruh jaringan Lawson. Selain itu, booth khusus Cloud Dee Khap hadir di lobi Alfa Tower, Kampus UBM Alam Sutera, Serpong, pada 22–23 September 2026 untuk memberikan kesempatan bagi konsumen mencicipi langsung hasil kreasi mahasiswa.
Kegiatan pada Rabu (23/9) dihadiri oleh jajaran pimpinan dari ketiga pihak, di antaranya Rektor UBM Doddy Surja Bajuadji, Chief Operating Officer Ichitan Indonesia Duangkamon Ngarmsangiem, dan Managing Director Lawson Edwardo Sagita Effendy. Hadir pula secara khusus Founder Yayasan Pendidikan Bunda Mulia, Djoko Susanto, yang turut meracik langsung kedua minuman tersebut bersama mahasiswa.
Pengalaman Industri Nyata
Rektor UBM, Doddy Surja Bajuadji, menyatakan bahwa kolaborasi ini memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa dalam memahami proses pengembangan produk secara menyeluruh, mulai dari konsep hingga pemasaran di jaringan ritel.
“Hal ini sejalan dengan pendekatan pembelajaran Program Studi Hospitality dan Pariwisata UBM yang tidak hanya berfokus pada penguasaan teori, tetapi juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi melalui keterlibatan langsung bersama industri,” ungkap Doddy.
Melalui pembelajaran berbasis praktik dan kolaborasi ini, mahasiswa didorong untuk terus mengembangkan kreativitas, inovasi produk, serta pemahaman mendalam terhadap kebutuhan dan preferensi konsumen di industri hospitality dan pariwisata yang dinamis.
