Benarkah Perempuan Lebih Banyak Bicara dari Laki-Laki? Riset Terbaru Ungkap Faktanya
ilustrasi(Magnific)

ANGGAPAN lama yang menyebut perempuan jauh lebih banyak bicara dibandingkan laki-laki ternyata tidak sepenuhnya terbukti secara ilmiah. Kendati secara rata-rata kaum hawa mencatatkan jumlah kata harian yang lebih tinggi, perbedaan tersebut ternyata sangat bergantung pada faktor usia.

Hal tersebut terungkap dalam sebuah studi terbaru yang dipublikasikan dalam Journal of Personality and Social Psychology pada 2025. Mengutip Psychology Today, penelitian ini menganalisis sebanyak 631 ribu rekaman percakapan dari 2.197 partisipan yang berasal dari Amerika Serikat, Swiss, Serbia, dan Australia.

Berdasarkan data riset, perempuan tercatat mengucapkan rata-rata 13.349 kata per hari, sementara laki-laki berada di angka sekitar 11.950 kata.

Faktor Usia Ubah Pola Percakapan

Kendati secara akumulatif perempuan unggul, perincian usia menunjukkan dinamika yang menarik. Kesenjangan jumlah kata yang cukup signifikan, di mana perempuan mengucapkan sekitar 3.275 kata lebih banyak, terutama terlihat jelas pada kelompok usia dewasa muda hingga paruh baya.

Namun, pola ini berbalik ketika memasuki usia lanjut. Pada kelompok lansia, kaum pria justru tercatat mengucapkan sekitar 788 kata lebih banyak daripada perempuan dalam sehari.

Selain itu, studi tersebut juga menyoroti persepsi diri partisipan. Perempuan cenderung merasa diri mereka jauh lebih banyak bicara ketimbang laki-laki. Kendati demikian, penilaian subjektif ini sering kali tidak sejalan dengan catatan jumlah kata nyata yang terekam dalam percakapan sehari-hari.

Patahkan Mitos 20 Ribu Kata

Temuan riset terbaru ini sekaligus menepis mitos populer yang selama ini beredar di masyarakat bahwa perempuan rata-rata mengucapkan 20 ribu kata per hari berbanding 7.000 kata milik laki-laki. Angka tersebut dinilai tidak memiliki landasan riset yang kuat.

Sebagai perbandingan, riset terdahulu pada 2007 yang melibatkan 396 partisipan juga sempat menunjukkan bahwa laki-laki dan perempuan sebenarnya mengucapkan jumlah kata yang relatif setara, yakni di kisaran 16 ribu kata setiap harinya.

Kendati studi terbaru ini menggunakan basis sampel peserta yang jauh lebih masif, para peneliti menemukan variasi antarindividu yang sangat lebar. Artinya, jenis kelamin bukan satu-satunya faktor penentu seberapa banyak seseorang gemar berbicara.

Faktor eksternal maupun internal seperti lingkungan sosial, jenis pekerjaan, tipe kepribadian, hingga situasi percakapan tertentu terbukti turut memegang peranan besar dalam menentukan volume bicara seseorang.

(Ant/P-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *