
TIM bulu tangkis putra Indonesia berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melawan Tiongkok pada babak final beregu putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Hasil krusial ini dipastikan setelah ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin memenangi partai keempat melawan pasangan He Jiting/Liu Yi.
Bermain di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Aichi, Jepang, pada Kamis (24/9) malam WIB, Leo/Daniel sukses menundukkan rival mereka lewat permainan dua gim langsung dengan skor akhir 23-21 dan 21-10.
Pertandingan berjalan sengit sejak awal gim pertama, di mana He Jiting/Liu Yi tampil agresif dan sempat memimpin perolehan angka. Meski demikian, Leo/Daniel mampu menjaga ritme permainan untuk menutup interval gim pertama dengan keunggulan tipis 11-10.
Selepas jeda, pasangan Tiongkok kembali menekan hingga unggul 17-13 dan mencapai game point 20-17. Dalam posisi tertekan, Leo/Daniel tetap fokus dan berhasil membalikkan keadaan secara dramatis untuk merebut gim pertama dengan skor 23-21.
“Puji Tuhan tadi bermain cukup baik, pastinya kami ingin menyumbang poin jadi tadi tidak mau kalah. Kami banyak komunikasi dan juga main lebih tenang,” kata Daniel Marthin dalam keterangannya.
Leo Rolly Carnando menambahkan bahwa kunci pembalikan modal di gim pertama adalah bermain tanpa beban saat tertinggal angka kritis. “Kami coba bermain nothing to lose. Saat tertinggal 17-20 di gim pertama, kami mencoba masuk saja dulu bolanya. Ternyata bisa membalikkan keadaan,” jelas Leo.
Memasuki gim kedua, performa Leo/Daniel menjadi lebih efektif dan dominan. Mereka langsung memegang kendali permainan dengan memimpin 11-5 saat interval, lalu memperlebar jarak menjadi 18-10, sebelum akhirnya menyudahi perlawanan Tiongkok dengan skor mencolok 21-10.
Daniel mengungkapkan bahwa kegagalan pada Asian Games 2022 di Hangzhou, saat Indonesia menelan hasil kurang baik dari Korea Selatan di nomor beregu, menjadi motivasi besar bagi mereka untuk tidak mengulang kesalahan serupa.
Dengan kedudukan yang kini imbang 2-2, penentuan juara final beregu putra Asian Games 2026 akan ditentukan melalui partai kelima. Leo pun mengharapkan dukungan penuh untuk tunggal putra Indonesia yang akan turun di partai penentu. “Sekarang saatnya memberikan suntikan semangat untuk Ubed,” pungkas Leo. (Z-10)
