Sengketa Kepulauan Chagos dan Falkland, PM Inggris Andy Burnham Siap Hadapi Sikap Keras Trump
PM Inggris Andy Burnham menegaskan bakal bekerja keras menyelesaikan perselisihan dengan AS terkait kesepakatan Kepulauan Chagos dan kedaulatan Falkland.(White House)

INGGRIS menyatakan akan “bekerja keras” untuk menyelesaikan perbedaan pendapat dengan Amerika Serikat terkait kesepakatan penyerahan Kepulauan Chagos ke Mauritius. Pernyataan tersebut disampaikan Perdana Menteri Inggris Andy Burnham setelah mendapat kritik tajam dari Presiden AS Donald Trump.

Awal tahun ini, Inggris terpaksa menunda rencananya untuk menyerahkan kedaulatan Kepulauan Chagos di Samudra Hindia kepada Mauritius akibat penolakan dari Trump. Penundaan ini terjadi meski Inggris terus menghadapi kritik internasional terkait status wilayah yang dinilai sebagai peninggalan era kolonial tersebut.

Bagi Washington, pangkalan udara militer AS yang berlokasi di salah satu pulau di wilayah tersebut, yaitu Diego Garcia, merupakan salah satu aset luar negeri yang paling berharga dan strategis.

Saat ditanya mengenai kemungkinan Inggris “menyerahkan” Kepulauan Chagos kepada Mauritius, Trump menegaskan penolakannya secara terbuka. “Saya tidak mendukungnya. Menurut saya itu hal yang mengerikan. Itu adalah kesepakatan yang sangat buruk,” ujar Trump.

Trump juga menekankan pentingnya posisi wilayah tersebut dari sudut pandang militer. “Sangat luar biasa betapa strategisnya tempat itu, dan saya pikir Perdana Menteri akan meninjau ulang hal tersebut. Wilayah itu adalah properti yang sangat penting, secara militer maupun strategis,” lanjut Trump.

Selain Kepulauan Chagos, kedua pemimpin juga membahas status Kepulauan Falkland dalam pertemuan tatap muka perdana mereka di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB di New York. Kepulauan Falkland yang merupakan Wilayah Seberang Laut Inggris menjadi isu sensitif yang belakangan ini kembali disorot oleh Trump.

Menanggapi situasi tersebut, PM Burnham menegaskan komitmen negaranya untuk menjaga wilayah tersebut. Burnham menyatakan bahwa Inggris bakal “berdiri teguh di hadapan ancaman apa pun” terhadap kedaulatan Kepulauan Falkland.

Sengketa terkait Kepulauan Falkland sendiri kembali memanas setelah Presiden Argentina Javier Milei meningkatkan klaim atas kepulauan yang telah dikuasai Inggris sejak 1833 tersebut. Langkah Milei ini mencuat tak lama setelah Trump menyebutkan bahwa posisi AS terhadap status kepulauan tersebut sedang “dalam peninjauan”. (CNN/Z-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *