Penembakan di Sinagoge Kanada Saat Yom Kippur, PM Mark Carney Kecam Kekerasan Antisemitisme
Insiden penembakan terjadi di luar Sinagoge Sons of Jacob, Belleville, Kanada saat malam Yom Kippur. Seorang polisi terluka kritis dan PM Mark Carney mengutuk keras serangan tersebut.(Media Sosial X)

PERDANA Menteri Kanada Mark Carney bersama sejumlah tokoh politik mengecam keras aksi kekerasan antisemitisme menyusul insiden penembakan di dekat sebuah sinagoge yang menyebabkan seorang petugas kepolisian mengalami luka kritis.

Insiden penembakan tersebut terjadi di luar Sinagoge Sons of Jacob yang berlokasi di Belleville, Ontario, pada Minggu malam. Peristiwa ini berlangsung tepat pada malam perayaan Yom Kippur, malam paling suci dalam kalender umat Yahudi.

Hingga saat ini, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi mengenai motif pelaku maupun kepastian apakah sinagoge tersebut menjadi target utama. Namun, polisi mengonfirmasi bahwa seorang tersangka yang bersenjatakan shotgun melepaskan tembakan ke arah petugas kepolisian yang sedang berjaga di luar lokasi.

Perdana Menteri Mark Carney menyampaikan keprihatinannya melalui media sosial.

“Umat Yahudi harus dapat beribadah dengan aman,” tulis Carney di platform X. “Untuk hidup bebas, terbuka, dan bangga sebagai umat Yahudi.”

Juru bicara unit investigasi khusus Ontario (Special Investigations Unit/SIU), Kristy Denette, menyatakan pada Senin bahwa penembakan terjadi sekitar pukul 19.00 waktu setempat pada Minggu malam. Dalam kejadian tersebut, petugas yang diserang membalas tembakan, sementara satu petugas lainnya juga melepaskan tembakan.

Menurut Denette, sekitar 20 hingga 30 tembakan terdengar dalam peristiwa tersebut. Akibat baku tembak ini, tersangka berada dalam kondisi yang mengancam jiwa, sementara satu orang petugas polisi berada dalam kondisi kritis namun stabil.

“Situasinya memang benar-benar mencekam,” tambah Denette.

Ketika ditanya mengenai kemungkinan insiden ini dikategorikan sebagai serangan teroris, Denette menyebutkan bahwa “akal sehat akan mengatakan kemungkinan besar memang demikian.”

Kecaman senada juga disampaikan oleh Premier Ontario, Doug Ford. Ia mengaku “jijik” atas insiden penembakan tersebut dan menegaskan bahwa anggota komunitas Yahudi “memiliki segala hak untuk berkumpul dan beribadah secara aman serta tanpa rasa takut.”

Sementara itu, pemimpin oposisi Kanada, Pierre Poilievre, turut menyuarakan kritiknya melalui media sosial.

“Kekerasan antisemitisme yang keji di Kanada ini harus diakhiri,” tulis Poilievre sembari mendesak pemerintahan Carney untuk “bertindak sekarang guna melindungi rakyat kita.”

Wakil Kepala Polisi Sheri Meeks menyampaikan Kepolisian Belleville telah meningkatkan patroli dan akan mempertahankan kehadiran personel yang lebih ketat di seluruh penjuru kota, khususnya di sekitar tempat-tempat ibadah.

Saat ini, Kepolisian Belleville bersama SIU, lembaga pengawas independen yang menangani kasus penembakan yang melibatkan petugas, masih melakukan penyelidikan mendalam atas insiden ini.

Sebagai langkah antisipasi, Kepolisian Toronto, kota yang berjarak sekitar 187 kilometer (116 mil) dari Belleville, turut meningkatkan patroli di luar sinagoge dan tempat-tempat ibadah lainnya demi menjaga keamanan. (BBC/Z-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *