Banjir di Kawasan Bengkong Batam, Mobil Terseret Air hingga Masuk Parit
Warga menyaksikan proses evakuasi Suzuki Ertiga yang terbalik di dalam parit setelah terseret derasnya arus banjir di Bengkong, Batam.(MI/Hendri Kremer)

HUJAN deras yang mengguyur wilayah Bengkong, Batam, menyebabkan satu unit mobil Suzuki Ertiga terseret arus banjir hingga masuk ke dalam parit di kawasan Bengkong Indah 2, Selasa (22/9).

Mobil tersebut diketahui terparkir di samping parit perumahan sebelum akhirnya terbawa derasnya aliran air. Kendaraan ditemukan dalam kondisi terbalik di bawah jembatan penghubung antarkawasan perumahan.

Proses evakuasi mobil berlangsung hampir dua jam. Petugas menggunakan bantuan satu unit lori dan crane untuk mengangkat kendaraan dari dalam parit.

Pantauan Media Indonesia di lokasi kejadian, lori dan crane tiba sekitar pukul 13.30 WIB. Petugas kemudian memasang sejumlah tali untuk menarik serta membalikkan posisi mobil sebelum diangkat ke permukaan.

Kapolsek Bengkong AKP Tigor Sidabariba mengatakan, pihaknya menerima laporan kejadian tersebut sekitar pukul 12.00 WIB.

Menurutnya, hujan deras membuat debit air di parit meningkat. Derasnya aliran air diduga menyebabkan kendaraan yang berada di dekat parit ikut terseret.

“Saat hujan deras, kemungkinan tumpahan air dari atas menyebabkan parit banjir. Mobil yang hanyut hanya satu unit dan saat itu terparkir di samping parit perumahan,” ujarnya, Selasa (22/9).

Ia menjelaskan, warga sempat berupaya menahan mobil agar tidak masuk ke dalam parit. Namun, kuatnya arus air membuat kendaraan tetap terbawa.

“Tadi ada upaya dari warga untuk menahan agar mobil tidak masuk parit. Namun karena arus air cukup kuat, akhirnya mobil terbawa,” katanya.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Setelah proses evakuasi selesai, mobil berhasil diangkat menggunakan crane dalam kondisi terbalik dan mengalami kerusakan.

“Kondisi mobil terbalik dan rusak. Mobil juga sempat terbawa arus,” ujarnya.

Kapolsek Bengkong mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat hujan deras, terutama di wilayah yang memiliki potensi genangan atau aliran air tinggi.

Ia meminta warga menghindari area sekitar parit yang mengalami peningkatan debit air untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan.

Selain itu, Tigor juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah ke dalam parit. Menurutnya, sampah yang menumpuk dapat menghambat aliran air dan memperparah kondisi banjir.

“Kita lihat juga banyak sampah di sekitar sini. Kepada masyarakat, tertiblah dalam membuang sampah, jangan dibuang ke parit agar kejadian seperti ini tidak terulang,” tambahnya. (HK/E-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *