
WAKIL Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, secara resmi melepas Kontingen Jawa Barat untuk mengikuti Kemah Santri Muhammadiyah Nasional ke-2. Acara pelepasan berlangsung meriah di Universitas Muhammadiyah Bandung (UM Bandung) pada Minggu (20/9/2026).
Dalam arahannya, Fajar mendorong para santri untuk membuktikan kualitas diri melalui prestasi, kekompakan, dan akhlak terpuji. Ia menekankan bahwa meskipun secara kuantitas jumlah pesantren di Jawa Barat belum sebanyak daerah lain, namun secara kualitas telah mampu bersaing di level nasional.
“Masuknya dua pesantren kita dalam 10 besar nasional menunjukkan bahwa kita berorientasi pada mutu. Kemah di Malang menjadi ajang untuk membuktikan kualitas santri Jawa Barat,” ujar Fajar di hadapan ratusan peserta.
Optimisme Wamendikdasmen didasarkan pada data capaian mutu Pesantren Muhammadiyah Jawa Barat periode 2025–2026 yang berhasil menembus jajaran elit nasional dengan predikat Mumtaz.
| Nama Pesantren | Peringkat Nasional | Nilai Akreditasi | Predikat |
|---|---|---|---|
| Darul Arqam Muhammadiyah Garut | 5 | 91 | Mumtaz |
| Al-Furqon Singaparna, Tasikmalaya | 7 | 89 | Mumtaz |
Fajar juga berpesan agar para santri bekerja keras atau “bertungkus lumus” sebagaimana istilah yang sering digunakan Buya Syafii Maarif. Ia mengingatkan pentingnya menjaga integritas dengan mengamalkan empat sifat Rasulullah saw.: sidik, amanah, tablig, dan fatanah.
Kontingen Jawa Barat yang berangkat ke Malang memiliki kekuatan personel yang cukup besar untuk mengikuti berbagai cabang perlombaan dan kegiatan pengembangan karakter.
- Total Santri: 264 orang (27 regu)
- Asal: 12 Pesantren Muhammadiyah se-Jawa Barat
- Pendamping & Pembina: 35 pendamping dan 10 pembina
- Cabang Kegiatan: MHQ, MTQ, Dirasah Islamiyah, Pidato (Arab/Inggris), Storytelling, Baris-berbaris, Jelajah Alam, Tali-temali, Seminar Nasional, dan Pentas Seni.
Kemah Santri Muhammadiyah Nasional ke-2 ini akan berlangsung pada 21–24 September 2026 di Bumi Perkemahan Coban Rondo, Malang. Kegiatan ini bertujuan memperkuat silaturahmi, menanamkan karakter kemandirian, serta meningkatkan pembinaan kepanduan Hizbul Wathan.
Ketua PWM Jawa Barat, Ahmad Dahlan, menyampaikan apresiasi atas dukungan Wamendikdasmen dan UM Bandung sebagai tuan rumah pelepasan. Ia berharap para santri dapat menjaga nama baik Jawa Barat dan pulang membawa prestasi yang membanggakan.
Acara pelepasan ini turut dihadiri oleh Rektor UM Bandung Herry Suhardiyanto beserta jajaran wakil rektor dan Ketua Lembaga Pengembangan Pesantren PWM Jawa Barat Agus Abdul Rahman. (RO/Z-1)
