
MENAHAN BAB adalah kebiasaan sengaja menunda atau mengabaikan keinginan untuk buang air besar meskipun tubuh sudah memberikan dorongan untuk melakukannya.
Kondisi ini dapat terjadi karena sedang sibuk, tidak menemukan toilet, merasa tidak nyaman menggunakan toilet umum, atau alasan lainnya.
1. Menyebabkan sembelit
Semakin lama feses berada di usus besar, semakin banyak air yang diserap tubuh sehingga feses dapat menjadi lebih keras dan sulit dikeluarkan.
2. Membuat feses keras
Menunda BAB berulang kali dapat membuat feses kehilangan lebih banyak air dan menjadi padat.
3. Menyebabkan perut kembung
Penumpukan feses dapat membuat perut terasa penuh, begah, atau kembung.
4. Memicu sakit perut
Dorongan BAB yang ditahan dapat disertai rasa tidak nyaman atau nyeri pada perut.
5. Membuat BAB terasa lebih sulit
Feses yang sudah keras membutuhkan usaha lebih besar untuk dikeluarkan.
6. Meningkatkan risiko wasir
Sembelit dan mengejan saat BAB dapat meningkatkan tekanan pada pembuluh darah di sekitar anus sehingga berkontribusi terhadap terjadinya wasir.
7. Dapat menyebabkan fisura ani
Feses yang keras dan mengejan saat BAB dapat menyebabkan robekan kecil pada jaringan anus yang disebut fisura ani.
8. Mengganggu kebiasaan BAB
Terlalu sering mengabaikan dorongan BAB dapat membuat pola buang air besar menjadi tidak teratur.
9. Menimbulkan rasa penuh dan tidak nyaman
Feses yang tertahan dapat membuat seseorang merasa ingin BAB terus-menerus atau merasa BAB belum tuntas.
10. Dapat menyebabkan impaksi feses
Sembelit yang berlangsung lama dapat menyebabkan feses menumpuk dan menjadi sangat keras sehingga sulit dikeluarkan.
11. Mengganggu aktivitas sehari-hari
Keluhan seperti perut begah, nyeri, dan sulit BAB dapat membuat seseorang merasa tidak nyaman ketika belajar, bekerja, berolahraga, atau melakukan aktivitas lainnya.
Usahakan segera ke toilet ketika muncul dorongan BAB, minum cukup air, mengonsumsi makanan berserat seperti buah dan sayuran, serta tetap aktif bergerak. Kebiasaan BAB yang teratur juga dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan. (Z-4)
Sumber: alodokter, siloamhospitals
