
PERKEMBANGAN sektor konstruksi dan arsitektur di Indonesia mendorong kebutuhan terhadap material bangunan yang tidak hanya mengutamakan fungsi dan durabilitas, tetapi juga aspek estetika. Melihat perkembangan tersebut, PT Fumira memperkuat ekspansinya ke pasar Sumatra melalui fasilitas produksi lokal baru di Palembang, Sumatra Selatan.
Fasilitas yang berlokasi di Komplek Pergudangan Griya Bandara Indah, Kota Palembang, tersebut dilengkapi mesin Fumira Click-330. Kehadiran fasilitas produksi ini menjadi bagian dari langkah Fumira memperluas jangkauan sekaligus mendekatkan akses terhadap solusi atap modern bagi pelanggan, khususnya di wilayah Sumatra Bagian Selatan (Sumbagsel).
Direktur PT Fumira Ferry Boen mengatakan fasilitas produksi lokal di Palembang tidak hanya ditujukan untuk memperluas akses terhadap produk, tetapi juga membangun kedekatan yang lebih kuat dengan pelanggan dan merespons kebutuhan proyek di wilayah Sumatra secara lebih efektif.
“Kami tidak hanya memperluas akses terhadap produk, namun kehadiran fasilitas produksi lokal Fumira di Palembang, Sumatra Selatan menjadi bagian dari upaya kami untuk membangun kedekatan yang lebih kuat dengan customer sekaligus merespon kebutuhan proyek di wilayah Sumatra, khususnya Sumatra Bagian Selatan (Sumbagsel) secara lebih efektif,” ujar Ferry.
Menurut Ferry, ekspansi tersebut juga membawa pendekatan terhadap penggunaan material metal dalam bangunan. Atap, kata dia, tidak lagi hanya berfungsi sebagai elemen pelindung, tetapi dapat menjadi bagian dari karakter dan estetika arsitektur.
Sumatra merupakan salah satu wilayah dengan perkembangan pembangunan yang terus menciptakan kebutuhan terhadap material konstruksi untuk berbagai segmen, mulai dari hunian, bangunan komersial, hingga proyek industrial. Dinamika tersebut menjadi salah satu pertimbangan Fumira menjadikan Palembang sebagai langkah strategis dalam memperluas jangkauan bisnisnya.
Kehadiran fasilitas Fumira di Palembang diharapkan memberikan akses yang lebih dekat bagi pelanggan terhadap produk atap Fumira sekaligus memungkinkan perusahaan lebih responsif dalam memenuhi kebutuhan proyek, khususnya di wilayah Sumbagsel.
“Kami melihat adanya kebutuhan dan peluang yang besar terhadap solusi atap yang tidak hanya memiliki fungsi yang baik, tetapi juga mampu menjawab tuntutan desain bangunan modern. Karena itu, kami ingin hadir lebih dekat dan memberikan akses terhadap solusi yang relevan dengan kebutuhan pasar,” kata Ferry.
Untuk memperkuat jangkauan di wilayah tersebut, Fumira berkolaborasi dengan CV Cahaya Inti Abadi sebagai distributor resmi Fumira, khususnya untuk wilayah Sumbagsel. Kolaborasi ini menjadi bagian dari strategi Fumira membangun kedekatan yang lebih kuat dengan pasar sekaligus memastikan kebutuhan pelanggan terhadap solusi atap modern dapat dilayani secara lebih optimal.
Direktur CV Cahaya Inti Abadi Heli Santoso mengatakan kolaborasi dengan Fumira menjadi langkah untuk menjawab perkembangan kebutuhan pasar konstruksi, khususnya di Sumbagsel.
“Kami melihat potensi pasar Sumatra yang terus berkembang, khususnya terhadap kebutuhan material bangunan yang mengutamakan kualitas, fungsi, sekaligus tampilan yang modern. Melalui kolaborasi dengan Fumira, kami optimistis dapat memberikan pilihan solusi atap yang dapat menjawab kebutuhan customer dan mendukung berbagai kebutuhan proyek khususnya di wilayah Sumbagsel,” ujar Heli.
Produksi Click-330 di Palembang
Seiring dengan hadirnya fasilitas produksi baru, Fumira yang selama ini dikenal sebagai pelopor inovasi teknologi atap minimalis juga merilis Fumira Click-330 yang kini diproduksi langsung di Palembang. Sebelumnya, produk tersebut disuplai dari Jakarta.
Fumira Click-330 merupakan atap minimalis yang menggunakan sistem hidden screw, dengan sekrup pengikat tidak terlihat atau tersembunyi dari permukaan atap. Teknologi tersebut menghasilkan tampilan yang lebih clean, seamless, dan minimalis, sekaligus mendukung fungsi atap untuk mencegah kebocoran.
Karakter tersebut membuat Fumira Click-330 relevan untuk bangunan yang mengedepankan tampilan modern, baik hunian, proyek komersial, maupun bangunan lainnya.
“Dengan Fumira Click-330, Fumira ingin menunjukkan bahwa material metal dapat memiliki peran lebih besar dalam arsitektur, yaitu bukan hanya kuat dan fungsional, tetapi juga mampu memperkuat karakter visual sebuah bangunan,” urai Ferry.
Lima dekade produsen baja galvanis
Fumira telah berdiri sejak 1970 dan selama lebih dari lima dekade menjadi salah satu produsen baja lembaran galvanis terbesar di Indonesia. Hingga kini, perusahaan mempertahankan eksistensinya sebagai produsen galvanis yang disebut sebagai perlindungan terhadap korosi untuk logam dasar baja.
Produk yang diproduksi dan dijual Fumira mencakup rangkaian produk lembaran baja galvanis yang terintegrasi, mulai dari coil, lembaran baja galvanis (Galvanized Steel Sheet), beragam profil atap metal untuk kebutuhan atap dan dinding, baja ringan, hingga metal floor deck yang sesuai untuk mendirikan bangunan yang kokoh.
Fumira berkomitmen menjadi pemimpin dalam inovasi baja berlapis galvanis melalui kualitas dan pelayanan. Komitmen tersebut dijalankan melalui pengembangan dan perbaikan berkelanjutan dengan mengacu pada Standar Nasional tersertifikasi.
Sejumlah standar dan sertifikasi yang disebut Fumira antara lain SNI, ISO 9001, ISO 45001, ISO 14001, TKDN, Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (Proper), Green Label, dan Sertifikasi Industri Hijau.
Peresmian fasilitas produksi lokal di Palembang menandai langkah baru Fumira dalam memperkuat pasar Sumatra. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat mendorong pertumbuhan Fumira di wilayah Sumatra sekaligus memperluas kontribusinya dalam menghadirkan solusi atap modern untuk berbagai kebutuhan proyek.
“Dengan langkah ini, Fumira optimistis dapat terus bertumbuh dan menghadirkan inovasi yang menjawab perkembangan industri konstruksi dan arsitektur di Indonesia,” pungkas Ferry. (E-1)
