
OPERASI SAR terhadap korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Masalembo, Laut Jawa, memasuki hari kedelapan pada Minggu (20/9). Dalam perkembangan terbaru, tim selam Basarnas Special Group (BSG) berhasil menemukan dan mengevakuasi satu orang korban yang terjebak di dalam bangkai kapal.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin, I Putu Sudayana, mengonfirmasi temuan tersebut saat memberikan keterangan pers di posko Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Minggu malam. Ia menjelaskan bahwa korban ditemukan di kedalaman puluhan meter di bawah permukaan laut.
“Pada hari kedelapan ini, tim selam berhasil menemukan dan mengevakuasi satu korban yang terjebak di dalam kapal KM Virgo Transport 8 pada kedalaman 29 meter,” ujar Putu Sudayana.
Berdasarkan kronologi di lapangan, penyelam BSG menemukan korban saat melakukan penyisiran di dalam badan kapal sekitar pukul 14.15 WITA. Setelah berhasil dikeluarkan dari badan kapal, Tim SAR Gabungan segera mengevakuasi korban menuju KN SAR Kamajaya untuk penanganan awal.
Proses evakuasi lanjutan dilakukan melalui jalur udara guna mempercepat mobilisasi. Basarnas mengerahkan Helikopter HR 3601 dengan menerapkan teknik hoisting rescue net. Teknik ini dipilih untuk mengangkat korban dari dek kapal menuju helikopter secara aman dan terukur sebelum diterbangkan menuju Lanud Syamsudin Noor di Banjarbaru.
Putu menegaskan bahwa seluruh unsur SAR yang terlibat tetap berkomitmen penuh dalam misi kemanusiaan ini. “Seluruh unsur SAR terus berupaya maksimal dalam pencarian dan evakuasi korban. Penemuan satu korban hari ini merupakan hasil kerja keras seluruh Tim SAR Gabungan. Kami akan terus melakukan pencarian secara maksimal dengan tetap mengutamakan keselamatan personel di lapangan,” tegasnya.
Selain penemuan di lokasi bangkai kapal, terdapat laporan mengenai temuan jenazah di tepi Pantai Perlu, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah. Jenazah tersebut diduga kuat merupakan salah satu korban dari kecelakaan KM Virgo Transport 8. Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan dan identifikasi lebih lanjut untuk memastikan identitas temuan tersebut.
