BNPB Bangun 2.029 Huntara bagi Korban Gempa Manggarai Timur
Salah satu Huntara siap huni telah dibangun di Kampung Bugis, Kelurahan Kota Ndora, Jumat (17/9/2026).(MI/Marianus Marselus)

BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur mulai membangun hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak gempa yang rumahnya mengalami kerusakan berat.

Sebanyak 2.029 unit huntara direncanakan dibangun di Kabupaten Manggarai Timur. Pembangunan tahap awal dimulai di Kecamatan Borong, ditandai dengan penyerahan satu unit huntara kepada keluarga korban gempa di Kampung Bugis, Kelurahan Kota Ndora, Jumat (17/9).

Direktur Penanganan Darurat Wilayah II BNPB, dr. Riswandi, mengatakan pembangunan huntara merupakan bentuk kerja sama antara BNPB dan Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur untuk membantu warga terdampak gempa.

“Hunian sementara ini dibuat agar masyarakat terhindar dari debu, panas, dan dingin, serta meringankan beban akibat gempa,” ujar Riswandi.

Menurut Riswandi, pemerintah akan membangun huntara bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat akibat gempa.

“Untuk sementara, di Manggarai Timur ada 2.029 hunian yang akan dibangun,” katanya.

Ia menjelaskan, pembangunan huntara tahap awal diprioritaskan di wilayah Kecamatan Borong.

Sementara itu, warga yang rumahnya mengalami kerusakan ringan akan mendapatkan bantuan sebesar Rp15 juta, sedangkan rumah dengan kerusakan sedang mendapatkan bantuan Rp30 juta.

Setelah pembangunan huntara, pemerintah akan melanjutkan pembangunan hunian tetap bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat.

Wakil Bupati Manggarai Timur, Tarsisius Sjukur, mengatakan pembangunan huntara tersebut merupakan dukungan pemerintah pusat melalui BNPB bagi masyarakat terdampak gempa.

“Semoga keluarga bisa menempati rumah dengan aman dan nyaman,” ujar Tarsisius.

Pada kesempatan tersebut, BNPB bersama Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur turut menyerahkan perabotan rumah tangga kepada keluarga penerima huntara.

Hunian sementara berukuran 4 × 6 meter itu dibangun menggunakan rangka baja ringan dan dinding kalsiboard. Huntara tersebut dilengkapi kamar mandi, toilet, serta instalasi listrik.

Pembangunan huntara ini menjadi bagian dari penanganan pascabencana gempa di Manggarai Timur, sembari menunggu pembangunan hunian tetap bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat. (MM/E-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *