15 Kesalahan Makeup yang Bikin Wajah Terlihat Lebih Tua
Ilustrasi.(Magnific)

RUTINITAS riasan wajah seharusnya membuat Anda tampil dan merasa percaya diri. Namun beberapa kebiasaan justru bisa memberikan efek sebaliknya.

Kesalahan kecil seperti memilih warna foundation yang salah atau menggunakan bedak secara berlebihan dapat menambah kesan usia pada wajah tanpa Anda sadari. Kabar baiknya, kesalahan ini mudah diperbaiki jika Anda tahu apa yang harus diubah.

Berikut 15 kebiasaan makeup yang perlu ditinggalkan dan yang harus dilakukan sebagai gantinya untuk tampilan yang lebih segar dan awet muda.

1. Menggunakan Shade Foundation yang Salah

Pernahkah Anda menghabiskan waktu lama untuk berdandan, tetapi saat melihat cermin di luar ruangan, wajah Anda tampak memiliki warna yang sangat berbeda dengan leher? Ketidakcocokan ini merupakan salah satu kesalahan paling umum yang membuat wajah terlihat lebih tua.

Warna yang terlalu gelap, terlalu terang, atau undertone yang tidak pas menciptakan efek topeng yang tidak alami. Selalu uji warna foundation di garis rahang, bukan di pergelangan tangan, dan periksa di bawah cahaya alami.

Warm undertone cocok dengan warna keemasan atau peach. Sementara itu, cool undertone lebih pas dengan nuansa merah muda atau rosy.

2. Mengaplikasikan Foundation Terlalu Tebal

Foundation yang berat bertindak seperti kaca pembesar untuk setiap garis halus dan kerutan. Saat produk menumpuk tebal, ia akan masuk ke dalam lipatan kulit dan mempertegas tekstur alih-alih menghaluskannya. Hasilnya, kulit tampak lebih tua dan lelah.

Gantilah formula berat Anda dengan skin-tint yang ringan atau buildable coverage foundation. Aplikasikan dalam lapisan tipis menggunakan spons lembap atau kuas, fokus hanya pada area yang membutuhkan koreksi. Membiarkan tekstur kulit alami terlihat di beberapa titik justru membuat kompleksi Anda tampak lebih sehat dan bercahaya.

3. Melewatkan Pelembap sebelum Makeup

Melewatkan pelembap sebelum merias wajah ibarat mengecat dinding tanpa lapisan primer. Makeup akan menempel pada bagian kulit yang kering dan mengelupas, membuat kulit tampak kasar dan kusam.

Kulit yang terhidrasi memberikan dasar yang lembut bagi foundation untuk menempel dengan sempurna. Gunakan pelembap ringan yang sesuai dengan jenis kulit Anda dan biarkan meresap selama satu atau dua menit sebelum mulai berdandan. Jika kulit Anda berminyak, pelembap berbasis gel bekerja sangat baik tanpa menambah kilap berlebih.

4. Penggunaan Bedak yang Berlebihan (Over-Powdering)

Menggunakan bedak secara berlebihan adalah cara cepat untuk membuat kulit terlihat menua. Terlalu banyak bedak menciptakan tampilan kering, datar, dan berkapur yang masuk ke dalam garis halus serta pori-pori.

Triknya adalah hanya membubuhkan bedak pada area yang benar-benar berminyak, seperti T-zone, dan biarkan area wajah lain tetap alami. Gunakan kuas besar yang halus dan tepuk sisa bedak sebelum diaplikasikan. Setting spray juga bisa menjadi alternatif yang baik untuk mengunci riasan tanpa tampilan bedak yang berat.

5. Menggunakan Concealer Tebal di Bawah Mata

Area bawah mata sangat halus dan membutuhkan sentuhan ringan. Concealer yang tebal cenderung pecah (creasing) dalam hitungan jam, menonjolkan garis halus yang ingin Anda sembunyikan.

Pilih concealer yang menghidrasi dan creamy dengan warna satu tingkat lebih terang dari kulit Anda. Aplikasikan sedikit saja dengan jari manis atau kuas kecil, lalu tepuk perlahan. Kunci tipis-tipis dengan bedak transparan untuk mencegah produk bergeser tanpa mengeringkan kulit sensitif tersebut.

6. Mengabaikan Bentuk Alis

Alis adalah bingkai wajah. Alis yang dicabut terlalu tipis, digambar terlalu gelap, atau dibentuk terlalu tajam dapat membuat wajah terlihat kaku. Alis yang sangat tipis dan melengkung tajam cenderung mengeraskan fitur wajah dan menambah kesan usia.

Gunakan brow powder atau pensil alis berujung halus untuk membuat guratan tipis menyerupai rambut asli. Ikuti bentuk alami alis Anda dan hindari sudut yang terlalu tajam. Brow gel bening atau berwarna dapat membantu merapikan alis tanpa terlihat berlebihan.

7. Eyeliner Hitam Pekat di Seluruh Garis Mata

Membingkai seluruh mata dengan eyeliner hitam tebal sering kali membuat mata tampak lebih kecil, tertutup, dan lelah. Kontras yang tajam juga dapat menarik perhatian pada kemerahan atau kantung mata.

Cobalah ganti eyeliner hitam Anda dengan warna cokelat hangat atau taupe yang lembut. Baurkan sedikit garis tersebut dengan kuas atau ujung jari untuk efek smoky yang lebih alami. Menggunakan eyeliner hanya pada garis bulu mata atas juga dapat membantu mata terlihat lebih terbuka dan segar.

8. Mengaplikasikan Blush On Terlalu Banyak

Tujuan penggunaan blush on adalah memberikan rona segar, bukan pernyataan warna yang mencolok. Penggunaan yang berlebihan membuat wajah tampak seperti badut atau bercak-bercak.

Tersenyumlah dengan lembut dan aplikasikan perona pipi pada bagian apples of your cheeks, lalu baurkan ke arah pelipis. Cream blush sangat disarankan karena lebih menyatu dengan kulit dibandingkan produk bubuk. Mulailah dengan sedikit produk dan bangun intensitasnya secara bertahap.

9. Hanya Menggunakan Produk Matte

Riasan serba matte dari foundation hingga lipstik dapat membuat wajah terlihat datar dan tidak bernyawa. Seiring bertambahnya usia, kulit secara alami kehilangan kilau, sehingga tampilan matte total justru memperburuk efek tersebut.

Campurkan produk dengan hasil akhir satin atau dewy untuk mengembalikan cahaya sehat. Gunakan highlighter krim pada titik-titik tinggi wajah atau lipstik dengan sedikit kilau untuk menambah dimensi.

10. Menggunakan Eyeshadow Frosty

Eyeshadow frosty dengan kilau perak yang kuat dapat menonjolkan tekstur kelopak mata, lipatan, dan ketidakteraturan kulit. Eyeshadow matte lembut atau satin jauh lebih menyanjung karena memberikan warna dan definisi tanpa mempertegas tekstur. Jika Anda menyukai kilau, aplikasikan sedikit shimmer halus hanya di sudut dalam mata atau di tengah kelopak mata untuk memberikan efek cerah.

11. Melewatkan Maskara

Maskara adalah salah satu produk paling transformatif. Bulu mata yang tipis atau pucat membuat mata terlihat lebih kecil dan lelah. Sebelum menggunakan maskara, jepit bulu mata Anda untuk membuka pandangan secara dramatis.

Aplikasikan satu atau dua lapis maskara yang memanjangkan atau menambah volume. Maskara warna cokelat bisa menjadi pilihan untuk tampilan siang hari yang lebih lembut dan alami.

12. Overlining Bibir cecara Berlebihan

Menggambar garis bibir di luar batas alami (overlining) secara berlebihan akan terlihat tidak alami dan berisiko luntur sepanjang hari. Pendekatan yang lebih cerdas adalah dengan menggambar sedikit saja di luar garis bibir alami, tidak lebih dari satu milimeter.

Pilih lip liner yang warnanya sangat mirip dengan lipstik atau warna bibir asli agar garisnya menyatu sempurna. Mengisi seluruh bibir dengan pensil sebelum lipstik juga membantu warna bertahan lebih lama.

13. Menggunakan Lipstik Matte yang Mengeringkan

Lipstik matte cenderung menempel pada bagian bibir yang kering dan masuk ke dalam garis-garis bibir, membuatnya tampak lebih tipis dan keriput. Lipstik yang melembapkan, formula satin, atau tinted lip balm jauh lebih ramah untuk bibir.

Lakukan eksfoliasi bibir secara rutin dengan scrub gula seminggu sekali untuk menciptakan dasar yang halus. Jika Anda tetap menyukai tampilan matte, carilah formula comfort-matte yang tetap terasa creamy dan menghidrasi.

14. Tidak Membaurkan (Blending) Makeup dengan Benar

Garis batas yang terlihat jelas antara foundation, blush on, dan contour adalah tanda riasan yang terburu-buru. Garis yang tajam membuat wajah terlihat lebih tua karena kulit alami tidak memiliki batasan warna yang kaku.

Gunakan spons lembap atau kuas blending untuk membaurkan produk ke kulit dengan gerakan melingkar. Pastikan bauran mencapai garis rambut dan turun ke arah leher agar tidak ada titik henti warna yang mencolok.

15. Lupa Memperbarui Rutinitas Makeup

Teknik dan produk yang terlihat luar biasa saat Anda berusia 25 tahun mungkin tidak lagi memberikan hasil yang sama saat Anda berusia 45 tahun. Tekstur kulit, kadar minyak, dan warna kulit berubah seiring waktu.

Luangkan waktu setiap satu atau dua tahun untuk mengevaluasi kembali rutinitas Anda. Bereksperimenlah dengan formula baru yang dirancang untuk masalah kulit saat ini, seperti kekeringan atau hilangnya kekencangan. Memperbarui satu atau dua teknik saja dapat menyegarkan penampilan dan meningkatkan kepercayaan diri Anda. (MomSkoop/I-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *