
MENTERI Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyatakan bahwa pengoperasian Lintas Raya Terpadu (LRT) Jakarta lintas Kelapa Gading-Manggarai menjadi langkah strategis dalam memperkuat integrasi moda transportasi publik di Jakarta. Kehadiran jalur ini diharapkan memberikan kemudahan aksesibilitas bagi masyarakat sekaligus mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi.
“Kehadiran layanan ini bukan hanya menambah pilihan transportasi publik bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat integrasi antarmoda di Jakarta,” ujar Menhub Dudy Purwagandhi di Jakarta, Rabu (16/9).
Peresmian operasional LRT Jakarta lintas Kelapa Gading–Manggarai ini dilakukan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, didampingi oleh Menhub Dudy Purwagandhi dan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Dalam sambutannya, Presiden memberikan apresiasi tinggi atas terwujudnya sistem transportasi yang terintegrasi di kawasan Manggarai.
“Saya ucapkan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh pihak yang membuat ini berhasil. Lima sampai enam tahun yang lalu siapa yang mengira kita akan memiliki sistem transportasi terintegrasi seperti di Manggarai,” kata Presiden Prabowo.
Manggarai Sebagai Transport Hub
Presiden menekankan bahwa dengan hadirnya LRT yang bersanding dengan KRL, TransJakarta, TransJabodetabek, hingga Kereta Bandara, kawasan Manggarai kini resmi menjadi transport hub utama.
Menhub Dudy menambahkan bahwa pengembangan transportasi perkotaan memang harus diarahkan pada jaringan yang saling terhubung agar perjalanan masyarakat menjadi lebih efisien, aman, dan nyaman.
Berikut adalah rincian teknis dan cakupan layanan LRT Jakarta lintas Kelapa Gading–Manggarai:
| Parameter | Keterangan |
|---|---|
| Panjang Lintasan | 12,2 Kilometer |
| Waktu Tempuh | Sekitar 28 Menit (Kelapa Gading – Manggarai) |
| Jumlah Stasiun Baru | 11 Stasiun |
| Daftar Stasiun | Kelapa Gading, Boulevard Utara, Boulevard Selatan, Pulomas, Equestrian, Velodrome, Rawamangun, Pramuka, Matraman, Proklamasi, Manggarai. |
Rencana Pengembangan Masa Depan
Pemerintah tidak berhenti pada jalur Manggarai. Menhub mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melanjutkan pengembangan jaringan LRT Jakarta menuju Dukuh Atas. Jalur tambahan sepanjang 2 kilometer ini direncanakan mulai dibangun pada tahun 2027 dan ditargetkan beroperasi pada 2028.
Koneksi ke Dukuh Atas nantinya akan semakin memperkuat keterhubungan LRT Jakarta dengan berbagai moda lainnya seperti MRT Jakarta, LRT Jabodebek, dan Kereta Bandara di satu titik integrasi pusat kota.
“Transportasi publik yang baik bukan hanya soal membangun infrastruktur, tetapi bagaimana setiap layanan dapat terhubung dan memberikan kemudahan perjalanan dari titik awal hingga tujuan akhir,” pungkas Menhub. (Ant/Z-1)
