Manchester United Tersingkir dari Piala Liga, Michael Carrick Pasang Badan
Pelatih Manchester United Michael Carrick(AFP/Oli SCARFF)

LANGKAH Manchester United di ajang Piala Liga (Piala Carabao) harus terhenti secara tragis. Menjamu Brighton and Hove Albion pada putaran ketiga di Old Trafford, Kamis (17/9) dini hari WIB, Setan Merah dipaksa menyerah dengan skor 2-3 meski sempat memimpin dua gol terlebih dahulu.

Kekalahan ini memicu reaksi keras dari pendukung tuan rumah yang mencemooh tim saat laga berakhir. Pelatih Manchester United, Michael Carrick, tidak mencari alasan dan langsung mengambil tanggung jawab penuh atas kegagalan timnya mempertahankan keunggulan.

Drama Keunggulan yang Sirna

Manchester United sebenarnya memulai laga dengan sangat meyakinkan. Hanya dalam waktu 10 menit, tuan rumah sudah unggul 2-0 melalui gol yang dicetak oleh Shea Lacey dan Mason Mount. Namun, dominasi tersebut perlahan luntur setelah Brighton mulai menemukan ritme permainan.

Tim tamu memperkecil ketertinggalan melalui Charalampos Kostoulas, sebelum Pascal Gross mencetak gol penyama kedudukan. Mimpi buruk bagi publik Old Trafford lengkap setelah Maxim De Cuyper mencetak gol kemenangan yang memastikan kebangkitan The Seagulls.

Kekalahan ini menorehkan catatan kelam bagi United. Untuk pertama kalinya dalam 50 tahun, Setan Merah menelan kekalahan di kandang sendiri setelah sempat unggul 2-0. Ini juga menjadi kekalahan kandang kedua secara beruntun setelah sebelumnya takluk 0-1 dari Manchester City di Liga Primer Inggris.

Carrick: Ini Tidak Bisa Diterima

Usai pertandingan, Michael Carrick mengakui bahwa timnya kehilangan kendali di saat posisi mereka sudah sangat ideal. Ia menegaskan bahwa evaluasi mendalam akan segera dilakukan.

“Kami sudah berada dalam situasi yang benar-benar kami inginkan, tetapi kemudian membiarkan pertandingan lepas dari kendali. Itulah gambaran pertandingan ini,” ujar Carrick. “Saya bertanggung jawab atas penampilan kami, terutama menjelang akhir babak kedua. Itu menjadi tanggung jawab saya.”

Carrick juga menyatakan memahami kekecewaan para suporter.

“Saya sepenuhnya memahami perasaan para pendukung. Kami harus menerimanya. Kami tidak bisa menerima hal seperti ini sebagai sebuah tim,” tambahnya.

Tekanan di Bawah Kepemilikan Baru

Kekalahan ini menambah beban bagi Carrick yang baru saja dipermanenkan setelah sukses membawa United finis di posisi ketiga musim lalu sebagai pelatih interim. Sejauh musim ini berjalan, MU telah menelan tiga kekalahan dari enam pertandingan di seluruh kompetisi.

Keputusan Carrick melakukan delapan perubahan dalam susunan pemain saat melawan Brighton juga menyoroti masalah kedalaman skuad, yang sebelumnya sempat dikritik pada bursa transfer musim panas.

Di bawah kepemilikan bersama Sir Jim Ratcliffe, manajemen klub dikenal tidak ragu melakukan pergantian pelatih, berkaca pada era Erik ten Hag dan Ruben Amorim.

Ujian berikutnya bagi Carrick akan tersaji akhir pekan ini saat Manchester United bertandang ke markas Fulham. Kemenangan menjadi harga mati untuk meredam tekanan yang kian membesar.

“Kami harus kembali memenangkan pertandingan. Kami ingin menang dan ingin melakukannya secepat mungkin. Sesederhana itu,” pungkas Carrick.








Detail Pertandingan Keterangan
Skor Akhir Manchester United 2-3 Brighton
Pencetak Gol MU Shea Lacey, Mason Mount
Pencetak Gol Brighton C. Kostoulas, Pascal Gross, Maxim De Cuyper
Venue Old Trafford

(Z-1)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *