RSCM Sebut Siswa Keracunan di Karo masih Jalani Pendampingan
RSCM memastikan siswa asal Karo korban keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG).(MI/M Iqbal Al Mahmudi)

RUMAH Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) memastikan tidak menemukan adanya disorientasi maupun gangguan memori kerja pada siswa asal Kabupaten Karo, Sumatra Utara, yang menjadi korban keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG). Sebelumnya, siswa tersebut sempat dikabarkan mengalami hilang ingatan pascainsiden tersebut.

Dokter spesialis psikiatri anak dan remaja RSCM, Tjhin Wiguna, menyatakan bahwa tim dokter telah melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap status mental dan fungsi kognitif pasien. Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan kondisi mental pasien dalam keadaan cukup baik dan stabil.

“Dari segi status mentalnya, kondisi saat ini cukup baik, cukup stabil, dan suasana emosinya stabil,” ujar Tjhin dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (16/9).

Meski kondisi kognitifnya stabil, Tjhin mengungkapkan bahwa pasien masih sesekali mengalami kegelisahan. Oleh karena itu, tim medis terus memberikan pendampingan intensif untuk memantau perkembangan psikologisnya.

Terkait dugaan awal bahwa pasien mengalami kondisi psikotik, ketidakmampuan membedakan realitas dengan fantasi, tim RSCM menyatakan temuan klinis tidak mendukung dugaan tersebut. Sebaliknya, dokter menemukan adanya beberapa episode serangan panik yang dialami pasien dalam satu bulan terakhir.

“Kita memikirkan apakah ini merupakan suatu gangguan panik sebenarnya. Ketika dia mengalami tekanan yang besar, lalu kepanikan itu muncul dan diduga sebagai sesuatu yang seperti psikotik,” jelas Tjhin. Namun, ia menekankan bahwa kemungkinan gangguan panik ini masih perlu didalami melalui pemantauan psikiatri lebih lanjut.

Mengenai kabar hilang ingatan, Tjhin menegaskan bahwa siswa tersebut masih mampu menceritakan berbagai peristiwa yang dialaminya dengan baik. Walaupun ada beberapa detail kejadian yang tidak diingat secara utuh, pasien tetap mampu menjelaskan perasaan dan kegelisahan yang dialaminya, baik saat ini maupun beberapa minggu sebelumnya.

“Saya tidak melihat adanya disorientasi atau masalah pada memori kerjanya. Secara keseluruhan, saat ini masih cukup baik,” pungkasnya. (Z-10)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *