
MASYARAKAT dapat mengecek posisi desil atau kelompok kesejahteraan ekonomi mereka secara mandiri dan online. Pengecekan ini penting karena status desil menjadi acuan utama dalam penetapan penerima berbagai bantuan seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), hingga PBI BPJS Kesehatan.
Informasi desil dapat diakses tanpa perlu melakukan login, cukup dengan menyiapkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tertera pada KTP. Berikut adalah panduan lengkap cara melakukan pengecekan melalui kanal resmi pemerintah.
Cara Cek Desil melalui Situs DTSEN BPS
Salah satu platform utama untuk melihat data kesejahteraan adalah laman DTSEN yang dikelola oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Berikut langkah-langkahnya:
- Buka peramban (browser) dan akses website https://dtsen-form.bps.go.id.
- Masukkan NIK KTP Anda pada kolom yang tersedia.
- Tuliskan kode captcha sesuai dengan gambar yang muncul untuk verifikasi keamanan.
- Klik tombol Cek Desil.
- Sistem akan meminta verifikasi tambahan, masukkan tanggal lahir Anda.
- Klik Cek Data untuk menampilkan hasil posisi desil Anda.
Cara Cek melalui Laman Cek Bansos Kemensos
Selain melalui BPS, masyarakat juga dapat memantau status kepesertaan bantuan sosial melalui portal Kementerian Sosial:
- Kunjungi website cekbansos.kemensos.go.id.
- Masukkan NIK atau data wilayah sesuai domisili.
- Tuliskan kode captcha yang muncul di layar.
- Klik Cek Data untuk melihat informasi bantuan yang diterima berdasarkan basis data kemiskinan.
Memahami Pembagian Kelompok Desil
Data desil bukan hanya dihitung berdasarkan besaran pendapatan semata. Pemerintah menggunakan 39 varian indikator, termasuk kondisi hunian, kepemilikan aset, tingkat pengeluaran rumah tangga, hingga akses terhadap pendidikan dan layanan dasar. Berikut adalah klasifikasi 10 kelompok desil:
| Kelompok | Kategori Ekonomi |
|---|---|
| Desil 1 | Masyarakat sangat miskin/ekstrem |
| Desil 2 | Masyarakat miskin |
| Desil 3 | Masyarakat hampir miskin |
| Desil 4 | Masyarakat rentan miskin |
| Desil 5 | Kelompok transisi menuju kelas menengah |
| Desil 6 – 10 | Masyarakat kelas menengah hingga ekonomi teratas |
Urgensi Perbaikan Parameter Data
Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menekankan pentingnya perbaikan parameter dalam DTSEN. Menurutnya, akurasi data sangat krusial karena desil menjadi tolok ukur utama pemberian bantuan pangan, subsidi, dan program pengentasan kemiskinan lainnya.
Misbakhun menyatakan bahwa perbaikan data diperlukan agar kebijakan perlindungan sosial benar-benar tepat sasaran. “Siapa yang berhak, desil-desil itulah yang dipakai selama ini sebagai tolok ukur siapa yang akan masuk dalam kategori penerima bantuan sosial,” ujarnya di Jakarta.
Catatan: Jika data Anda tidak ditemukan atau terdapat ketidaksesuaian status ekonomi dengan kondisi riil, Anda dapat berkoordinasi dengan aparat desa/kelurahan setempat untuk proses pemutakhiran data kemiskinan.
(Ant/H-4)
