
PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) meluncurkan produk asuransi jiwa syariah PRUCare 360 Syariah yang dirancang untuk memberikan perlindungan berkelanjutan dari usia produktif hingga usia nonproduktif. Produk ini juga menawarkan manfaat dana yang dapat dimanfaatkan untuk menunjang kebutuhan kesehatan dan persiapan keuangan pada masa tua.
PRUCare 360 Syariah tersedia dalam dua pilihan, yakni Plan Prime dan Plan Classic. Produk ini memberikan perlindungan jiwa hingga usia 80 tahun serta Manfaat Dana Usia Non-Produktif yang dapat digunakan sesuai kebutuhan dan ketentuan polis.
Chief Customer Marketing Officer Prudential Syariah Vivin Arbianti Gautama mengatakan, produk tersebut dikembangkan untuk menjawab kebutuhan perlindungan yang tetap berlanjut ketika seseorang memasuki fase kehidupan berbeda.
“Hidup terus berganti fase, dan setiap fase membawa kebutuhan yang berbeda. Namun, perlindungan bagi diri sendiri dan keluarga seharusnya tidak ikut berhenti. Melalui PRUCare 360 Syariah, kami ingin memastikan perlindungan peserta lanjut tanpa jeda dalam satu polis, dari usia produktif hingga usia nonproduktif,” kata Vivin.
Menurut dia, masyarakat perlu mempersiapkan perlindungan finansial sejak usia produktif agar kebutuhan pada masa tua tidak menjadi beban bagi keluarga. Upaya tersebut juga penting bagi generasi muda yang harus memenuhi kebutuhan orang tua sekaligus mempersiapkan masa depannya sendiri atau dikenal sebagai sandwich generation.
Data Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menunjukkan 33,98% keluarga di Indonesia hidup bersama lansia. Sementara itu, laporan Financial Mindset of Young Adults in Asia 2025 mencatat 88% anak muda Indonesia berusia 20–35 tahun ingin memiliki perlindungan finansial agar tidak menjadi beban keluarga pada masa tua.
Kebutuhan perencanaan tersebut semakin penting di tengah kenaikan biaya kesehatan. Inflasi medis Indonesia diproyeksikan mencapai 17,8% pada 2026, jauh di atas inflasi umum yang diperkirakan sekitar 2,5%. Tanpa persiapan memadai, peningkatan biaya kesehatan berisiko menggerus tabungan dan menambah beban keuangan keluarga.
Chief Product and Health Officer Prudential Syariah Ika Meynita menjelaskan, PRUCare 360 Syariah memberikan manfaat berbeda sesuai fase kehidupan peserta. Pada usia produktif, peserta memperoleh perlindungan jiwa dan, khusus Plan Prime, manfaat santunan harian rawat inap serta perawatan di unit perawatan intensif (ICU).
Ketika memasuki usia nonproduktif, peserta memperoleh Dana Usia Non-Produktif dengan nilai minimum 100% dari Santunan Asuransi. Dana tersebut dapat digunakan untuk menunjang biaya rawat inap atau pembedahan sesuai ketentuan polis.
“PRUCare 360 Syariah kami rancang untuk menjawab kebutuhan perlindungan saat fase hidup seseorang berganti agar perlindungan dapat terus berlanjut tanpa jeda. Saat memasuki usia nonproduktif, peserta memiliki Dana Usia Non-Produktif yang dapat dimanfaatkan secara fleksibel untuk kebutuhan perawatan kesehatan, tanpa proses underwriting ulang di titik transisi,” ujar Ika.
Selain manfaat tersebut, produk ini menyediakan fasilitas penarikan sebagian Dana Nilai Tunai untuk kebutuhan lain sesuai ketentuan polis. Peserta juga memperoleh santunan meninggal dunia sebesar 100% Santunan Asuransi pada usia produktif dan 50% ketika memasuki usia nonproduktif, serta Manfaat Akhir Kepesertaan berdasarkan syarat dan ketentuan yang berlaku.
Prudential Syariah menawarkan pilihan masa pembayaran kontribusi selama delapan tahun, 12 tahun, atau hingga usia nonproduktif. Perusahaan juga menyebut nilai kontribusi tetap sesuai ketentuan produk.
Vivin berharap produk tersebut dapat membantu keluarga Indonesia mempersiapkan kebutuhan finansial jangka panjang sekaligus menjaga keberlanjutan perlindungan.
“Kami ingin PRUCare 360 Syariah menjadi bagian dari perjalanan keluarga Indonesia di setiap fase kehidupan, membantu peserta mewujudkan janji kepada keluarganya dalam meraih tujuan finansial di masa depan. Dengan perlindungan yang lanjut tanpa jeda, peserta juga dapat menjalani setiap fase dengan lebih siap dan tenang,” kata Vivin. (E-2)
