
SUSAH tidur adalah kondisi ketika seseorang mengalami kesulitan untuk mulai tidur, sering terbangun pada malam hari, atau terbangun terlalu dini sehingga waktu dan kualitas tidur menjadi kurang optimal.
Susah tidur dapat dipengaruhi oleh jadwal tidur yang tidak teratur, stres, penggunaan gawai sebelum tidur, konsumsi kafein, lingkungan tidur yang tidak nyaman, atau kondisi kesehatan tertentu.
1. Tetapkan jadwal tidur yang teratur
Usahakan tidur dan bangun pada waktu yang relatif sama setiap hari agar tubuh memiliki pola tidur yang konsisten.
2. Buat kamar tidur lebih nyaman
Pastikan kamar cukup gelap, tenang, dan memiliki suhu yang nyaman untuk membantu tubuh lebih rileks.
3. Kurangi penggunaan gawai sebelum tidur
Beri jeda dari ponsel, tablet, atau komputer sebelum waktu tidur agar pikiran lebih siap beristirahat.
4. Hindari minuman berkafein menjelang tidur
Kopi, teh, minuman energi, dan sumber kafein lainnya dapat membuat sebagian orang lebih sulit mengantuk.
5. Hindari makan terlalu banyak sebelum tidur
Makan dalam jumlah besar menjelang waktu tidur dapat membuat tubuh kurang nyaman.
6. Lakukan aktivitas yang menenangkan
Membaca buku, mendengarkan musik yang tenang, atau melakukan kegiatan santai dapat membantu mempersiapkan tubuh untuk tidur.
7. Berolahraga secara teratur
Aktivitas fisik pada siang atau sore hari dapat membantu menjaga kualitas tidur. Hindari olahraga yang terlalu berat tepat sebelum tidur jika membuat Anda semakin terjaga.
8. Batasi tidur siang terlalu lama
Tidur siang yang terlalu lama atau terlalu sore dapat membuat rasa kantuk pada malam hari berkurang.
9. Jangan memaksakan diri untuk tidur
Jika belum mengantuk, lakukan aktivitas santai dengan pencahayaan redup dan kembali ke tempat tidur ketika mulai merasa mengantuk.
10. Kelola pikiran sebelum tidur
Jika banyak hal yang dipikirkan, cobalah menuliskan tugas atau kekhawatiran untuk esok hari sehingga pikiran tidak terus memikirkannya saat akan tidur.
11. Gunakan tempat tidur hanya untuk aktivitas yang tenang
Membiasakan tempat tidur sebagai area untuk tidur dapat membantu otak mengaitkannya dengan waktu beristirahat.
12. Dapatkan paparan cahaya alami pada pagi hari
Beraktivitas di luar ruangan pada pagi hari dapat membantu menjaga ritme sirkadian dan pola tidur-bangun.
13. Hindari melihat jam berulang kali
Terus memeriksa waktu ketika sulit tidur dapat meningkatkan rasa khawatir dan membuat tubuh semakin sulit rileks.
14. Konsultasikan jika berlangsung terus-menerus
Jika susah tidur terjadi berulang kali, berlangsung lama, atau mengganggu aktivitas sehari-hari, sebaiknya bicarakan dengan orang tua/wali dan tenaga kesehatan untuk mencari penyebabnya.
Kebutuhan tidur berbeda menurut usia. Remaja umumnya membutuhkan sekitar 8-10 jam tidur setiap malam. (Z-4)
Sumber: alodokter, mitrakeluarga
