Gibran dan Bayi Berselimut Kuning di Tenda Darurat RSUD TC Hillers Maumere
Wapres Gibran Rakabuming menggendong bayi baru lahir saat berdialog bersama pasien di RSUD TC Hillers di Kab. Sikka, NTT, Kamis (20/8/2026).(ANTARA/Prisca Triferna)

MENGENAKAN kemeja hitam yang bersahaja, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dengan sigap menggendong seorang bayi berbalut kain kuning. Di sekelilingnya, tenaga kesehatan dan jajaran pejabat setempat mendampingi dengan saksama saat Wapres meninjau RSUD TC Hillers di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (20/8).

Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian peninjauan dampak gempa bumi yang mengguncang wilayah NTT pada Sabtu (15/8). Gibran secara khusus mendatangi ruang perawatan darurat yang didirikan di halaman rumah sakit. Di sana, ia berdialog dengan seorang ibu yang baru saja melahirkan bayi perempuan di tengah situasi darurat pascabencana.

Di dalam tenda darurat tersebut, kehidupan harus terus berjalan meski dalam situasi yang serba terbatas. Para ibu yang baru melahirkan menjalani masa pemulihan di ruang sementara, sementara bayi-bayi yang membutuhkan perhatian khusus tetap mendapatkan perawatan medis intensif. Bagi Wapres Gibran, peninjauan ini bukan sekadar rutinitas formalitas untuk melihat kerusakan infrastruktur fisik seperti pelabuhan atau sekolah.

Langkah Wapres menyusuri ruang Neonatal Intensive Care Unit (NICU) hingga tenda perawatan darurat merupakan upaya memastikan bahwa pertolongan pertama benar-benar menyentuh kelompok paling rentan: bayi dan ibu. Sambil memangku sang bayi, mata Gibran tak berhenti mengamati detail kondisi di sekelilingnya.

“Nanti tolong itu ditambahi penutupnya,” tutur Gibran lugas kepada jajaran pengurus rumah sakit dan pejabat setempat. Pesan singkat ini menegaskan bahwa di tengah situasi darurat sekalipun, standar kenyamanan dasar bagi ibu dan anak tidak boleh terabaikan.

Catatan Penanganan: Pemerintah berkomitmen meningkatkan penanganan pascagempa agar pasien dapat segera kembali dirawat di ruangan permanen dan rumah-rumah warga yang rusak dapat segera diperbaiki.

Momen Hangat di Tengah Duka

Suasana yang semula tegang dan penuh duka perlahan mencair saat Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, berseloroh meminta Wapres untuk memberikan nama bagi bayi perempuan yang baru lahir tersebut. Tawa kecil sempat memecah kesunyian di tenda perawatan, menyisipkan sedikit napas lega bagi para pengungsi dan petugas medis yang telah bekerja keras sejak hari pertama bencana.

Sebelum mengunjungi RSUD TC Hillers, Wapres Gibran telah melakukan serangkaian agenda penanggulangan pascagempa di NTT. Ia meninjau SD Inpres Wairklau untuk menemui para pengungsi dan melihat langsung kerusakan di Pelabuhan Laurentius Say, Maumere, yang menjadi salah satu titik terdampak cukup parah.

Data Terkini Dampak Gempa NTT

Berdasarkan laporan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Rabu (19/8) pukul 20.00 WIB, dampak gempa bumi di NTT telah mengakibatkan:







Kategori Jumlah/Keterangan
Korban Jiwa 71 Orang
Total Pengungsi 59.647 Orang
Wilayah Pengungsi Terbanyak Kabupaten Manggarai

Pemerintah pusat melalui koordinasi Wapres dan BNPB terus memastikan distribusi bantuan logistik, layanan kesehatan, dan perbaikan infrastruktur vital berjalan sesuai rencana untuk mempercepat pemulihan ekonomi dan sosial di wilayah Nusa Tenggara Timur. (Ant/I-1)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *