
PERSIAPAN memasuki masa purnatugas kini tak lagi sekadar berfokus pada penyediaan akses pembiayaan semata, melainkan pada pembentukan ekosistem pendampingan yang berkelanjutan. Langkah ini dinilai krusial untuk memastikan para pekerja tetap mandiri, sehat, dan produktif secara ekonomi setelah menyelesaikan masa pengabdiannya.
Semangat tersebut menjadi landasan utama bagi PT Bank Mandiri Taspen dan PT Petrokimia Gresik (Persero) dalam memperkuat sinergi strategis melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pada Rabu (19/8). Kerja sama ini mencakup optimalisasi layanan perbankan, pengembangan ekosistem bisnis agroindustri, hingga program pembekalan sumber daya manusia (SDM) prapensiun.
Direktur Transformasi dan Pengembangan Usaha Bank Mandiri Taspen Noer Fajrieansyah mengatakan, kerja sama tersebut tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan layanan perbankan PT Petrokimia Gresik (Persero), tetapi juga membangun ekosistem yang memberikan manfaat bagi karyawan, purnabakti, pelaku usaha, dan masyarakat.
Menurut Noer, salah satu fokus kerja sama adalah pendampingan bagi karyawan yang akan memasuki masa pensiun. Kebutuhan purnabakti, kata dia, tidak sebatas akses pembiayaan, tetapi juga pendampingan agar tetap produktif setelah memasuki masa pensiun.
“Yang harus dibentuk adalah sebuah ekosistem. Bank Mandiri Taspen fokus pada Pensiunan dan Senior Citizen ekosistem, baik yang memasuki masa pensiun lima, 10 maupun 20 tahun ke depan,” ujar Noer.
Dia mengatakan, sinergi dengan PT Petrokimia Gresik (Persero) dapat memperluas program pendampingan tersebut melalui pengembangan usaha dan kegiatan sosial yang berpotensi memberikan manfaat ekonomi.
Salah satu peluang yang dijajaki adalah pengembangan sektor pertanian dan ekosistem usaha, termasuk melalui kios nonsubsidi serta kegiatan komersial yang melibatkan pelaku usaha, ekosistem senior citizen dan masyarakat.
Noer berharap MoU tersebut segera ditindaklanjuti melalui program konkret sehingga manfaat kerja sama dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
Direktur Keuangan dan Umum PT Petrokimia Gresik (Persero) Adityo Wibowo mengatakan, Bank Mandiri Taspen merupakan salah satu mitra strategis perusahaan dalam memperluas sinergi.
Menurut Adityo, ruang kerja sama tersebut lebih luas dari sekadar hubungan bisnis karena dapat menciptakan nilai tambah bagi perusahaan, karyawan, dan masyarakat.
Dari sisi korporasi, sinergi dapat mencakup layanan transaksional, pengelolaan dana, optimalisasi layanan perbankan, serta pembiayaan yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.
“PT Petrokimia Gresik (Persero) merupakan mitra strategis. Tidak hanya membangun hubungan bisnis, tetapi bagaimana menciptakan nilai besar bagi perusahaan, karyawan, dan masyarakat,” kata Adityo.
Adityo menambahkan, PT Petrokimia Gresik (Persero) juga memberikan perhatian terhadap karyawan hingga memasuki masa purnatugas. Saat ini, sekitar 90 persen karyawan perusahaan berusia di bawah 40 tahun.
Dengan komposisi tersebut, sebagian besar karyawan diperkirakan baru memasuki masa purnabakti dalam 10-15 tahun mendatang. Meski demikian, perusahaan mulai menyiapkan program agar karyawan tetap memiliki kemandirian dan produktivitas setelah pensiun.
Karena itu, PT Petrokimia Gresik (Persero) menyambut program pembekalan prapensiun dan pengembangan kewirausahaan yang menjadi bagian dari kerja sama dengan Bank Mandiri Taspen.
Selain program purnabakti, kerja sama kedua perusahaan juga membuka peluang pengembangan ekosistem bisnis agroindustri. Salah satunya melalui pengembangan paket usaha bagi distributor dan peritel serta skema usaha yang dapat memperkuat rantai pasok agroindustri.
Langkah tersebut dinilai sejalan dengan bisnis PT Petrokimia Gresik (Persero) yang bergerak di sektor agroindustri. Pengembangan ekosistem diharapkan tidak hanya mendukung ketersediaan produk, tetapi juga menciptakan nilai tambah bagi pelaku usaha dan masyarakat.
Dari sisi korporasi dan rantai pasok, kerja sama kedua entitas juga menjangkau pengembangan paket usaha bagi distributor serta peritel produk agroindustri, hingga kolaborasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi warga dan kelestarian lingkungan.
“Kerja sama ini kami harapkan tidak berhenti pada kebutuhan perbankan dan persiapan purnatugas, tetapi berkembang menjadi pembangunan ekosistem bisnis yang luas dan memberikan manfaat nyata bagi kedua perusahaan maupun masyarakat,” jelasnya.
(P-4)
