Edukasi Anak Tingkatkan Aktivitas Fisik sejak Dini Cegah Kanker Tulang
Ilustrasi(Dok Istimewa)

GUNA menerapkan Tri Dharma Perguruan Tinggi  sekaligus mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan  kalangan remaja ,Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Fatmawati di Jakarta menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) menyasar pada kelompok Remaja Karang Taruna di wilayah RT 10 RW 02 Kelurahan Pondok Labu, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan, DKI Jakarta.

Kegiatan PkM yang fokus atas pemberdayaan remaja dalam peningkatan kesehatan neuromuskular melalui aktivitas fisik dan edukasi nutrisi sebagai upaya pencegahan risiko kanker tulang, PkM ini dikoordinasi Siti Utami Dewi selaku Ketua Pelaksana didampingi anggota tim,Ayuda Nia Agustina dan Ayu Muthia, serta melibatkan mahasiswa STIKes Fatmawati.

Neuromuskular merupakan sistem atau kaitan antara sel saraf (neuron) dan otot (muskulus) yang bekerja sama untuk menghasilkan gerakan tubuh.

Program kegiatan ini dilaksanakan melalui pendekatan pemberdayaan remaja yang mengintegrasikan edukasi kesehatan, pelatihan aktivitas fisik neuromuskular, edukasi nutrisi untuk kesehatan tulang, pemanfaatan media edukasi digital, serta pendampingan dan evaluasi.

Adapun pelaksanaan kegiatan PkM sudah berlangsung secara bertahap selama tahun 2026, yaitu tanggal 25 April melalui sosialisasi, dilanjutkan edukasi kesehatan tentang Kanker Tulang pada 9 Mei, kemudian pada 14 Mei dilakukan. Edukasi dan Latihan aktivitas fisik, dan berlanjut 23 Mei dengan edukasi nutrisi , pada 16 Juni menerapkan evaluasi.    

       

Tentunya kegiatan PkM dapat mampu menjawab permasalahan masyarakat terutama terkait keterbatasan pengetahuan, aktivitas fisik, dan pemahaman nutrisi yang mendukung kesehatan tulang.

Sementara itu, berkaitan  maksud dan tujuan kegiatan PkM kali ini, Siti Utami Dewi menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya pemberdayaan remaja untuk membangun kesadaran pentingnya menjaga kesehatan neuromuskular dan tulang sejak dini. 

“Melalui edukasi, aktivitas fisik, dan pengenalan nutrisi sehat, remaja didorong untuk menerapkan gaya hidup aktif sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap tanda dan gejala gangguan tulang yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap Siti Utami Dewi dalam keterangannya hari ini di Jakarta,Kamis ( 20/8).

Siti Utami Dewi mengutarakan kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan membentuk perilaku sehat remaja melalui aktivitas fisik yang teratur, latihan penguatan otot dan peregangan, serta pemenuhan nutrisi yang mendukung kesehatan tulang seperti kalsium, vitamin D, dan protein.

“Program juga memberikan edukasi mengenai kesehatan tulang dan neuromuskular sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif pada remaja,” ungkap  Siti Utami Dewi yang juga Magister Keperawatan Spesialis Onkologi.

Ia  berharap remaja tidak hanya memperoleh pengetahuan,  juga mampu menjadikan aktivitas fisik dan pola makan bergizi sebagai kebiasaan sehari-hari. 

Ia mengingatkan para remaja diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang turut menyebarkan pesan tentang pentingnya kesehatan otot dan tulang kepada teman sebaya, keluarga, dan masyarakat. “Keberlanjutan kegiatan melalui kelompok atau kader kesehatan remaja juga diharapkan dapat mempertahankan perilaku sehat yang telah terbentuk,” tegasnya.

Siti Utami menukas bahwa menjaga kesehatan tulang bukan hanya tentang hari ini, juga merupakan investasi kesehatan untuk masa depan.

Program PkM STIKes  Fatmawati  ini mendapatkan dukungan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) sebagai salah satu upaya promotif dan preventif untuk menjaga kesehatan tulang dan neuromuskular sekaligus meningkatkan literasi serta kewaspadaan remaja terhadap gangguan kesehatan tulang, termasuk tanda dan gejala yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut. (H-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *