
PERSAINGAN industri bank digital di Indonesia semakin kompetitif seiring meningkatnya adopsi layanan keuangan digital dan perubahan kebutuhan masyarakat.
Nasabah kini tidak hanya membutuhkan kemudahan bertransaksi, tetapi juga solusi keuangan yang mampu mendukung berbagai kebutuhan. Sebagai bank digital yang didukung Astra Financial dan WeLab, Bank Saqu mengusung berbagai strategi pada 2026 untuk memperkuat posisinya di industri.
Selain menyediakan kemudahan transaksi seperti bebas biaya transfer dan administrasi, Bank Saqu juga menawarkan berbagai produk simpanan, antara lain Deposito Reguler dan Busposito, serta solusi pembiayaan melalui Saku Kredit dan Kredit Modal Kerja Bank Saqu Bisnis.
Pelaksana Tugas Direktur Utama PT Bank Saqu Indonesia Leka Madiadipoera mengutarakan, Bank Saqu ingin menjadi mitra finansial yang dapat terus tumbuh bersama nasabah, bukan hanya sebagai layanan untuk bertransaksi.
Apa saja strategi utama PT Bank Saqu Indonesia pada 2026, dan bagaimana implementasinya dalam pengembangan produk serta layanan?
Di tengah dinamika industri bank digital yang semakin kompetitif, kami melihat pentingnya untuk terus memperkuat relevansi Bank Saqu bagi kebutuhan nasabah. Karena itu, kami terus mengembangkan solusi yang mencakup kebutuhan sehari-hari, perencanaan masa depan, hingga akses pembiayaan. Ini kami terjemahkan melalui pengembangan produk Saku & Tabungmatic yang membantu mengelola keuangan dan membangun kebiasaan menabung.
Berikutnya Busposito & Deposito Reguler yang akan membantu perencanaan dan pengembangan dana. Lalu ada Saku Kredit yang memberikan akses pembiayaan untuk kebutuhan nasabah. Terakhir, Kredit Modal Kerja dari Bank Saqu Bisnis untuk mendukung kebutuhan usaha yang semakin berkembang, seperti Deposito Reguler, Busposito, Saku Kredit, hingga Kredit Modal Kerja dari Bank Saqu Bisnis.
Produk atau layanan apa yang menjadi andalan PT Bank Saqu Indonesia saat ini, dan bagaimana respons atau tingkat adopsi nasabah terhadap produk tersebut?
Kami melihat kebutuhan nasabah semakin beragam, sehingga pendekatan kami bukan pada satu produk saja, melainkan membangun rangkaian solusi yang saling melengkapi.
Bagaimana upaya PT Bank Saqu Indonesia dalam meningkatkan jumlah pengguna aktif sekaligus menjaga loyalitas nasabah di tengah persaingan industri bank digital yang semakin ketat?
Pertumbuhan pengguna tentu penting, tetapi kami melihat kualitas hubungan dengan nasabah juga tidak kalah penting. Karena itu, kami berupaya membangun pengalaman yang konsisten, mulai dari kemudahan penggunaan hingga keamanan dan kenyamanan layanan. Kami juga membangun engagement melalui aktivitas dan komunitas yang relevan dengan gaya hidup nasabah.
Segmen nasabah mana yang menjadi fokus utama PT Bank Saqu Indonesia pada 2026, dan strategi apa yang dilakukan untuk memperluas penetrasi di segmen tersebut?
Kami melihat peluang yang cukup luas karena kebutuhan finansial setiap segmen memiliki karakteristik yang berbeda. Bank Saqu hadir untuk individu dan pelaku usaha, dengan pendekatan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. (Ins/E-1)
