BGN Wajibkan Batas Waktu Konsumsi di Wadah MBG
SPPG menyiapkan menu MBG harian.(Dok. Antara)

BADAN Gizi Nasional (BGN) akan mewajibkan setiap wadah atau ompreng makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mencantumkan batas waktu konsumsi mulai pekan depan. Kebijakan ini diambil sebagai langkah preventif untuk memperkuat keamanan pangan bagi para siswa di sekolah.

Kepala BGN, Sudaryono, menyatakan bahwa label batas waktu tersebut berfungsi sebagai panduan krusial bagi guru dan siswa. Hal ini bertujuan memastikan makanan hanya dikonsumsi saat masih dalam kondisi segar dan layak.

“Mulai minggu depan, kami mewajibkan penulisan tanda atau peringatan di setiap ompreng mengenai batas jam konsumsi. Peran bapak dan ibu guru sangat penting untuk mengawasi hal ini,” ujar Sudaryono dalam keterangannya, Minggu (9/8).

Pria yang akrab disapa Mas Dar ini menegaskan bahwa makanan MBG tidak menggunakan bahan pengawet dan bukan merupakan produk pangan ultra proses (ultra processed food). Oleh karena itu, terdapat jendela waktu (window) keamanan konsumsi yang terbatas.

Secara teknis, makanan MBG disarankan untuk dihabiskan maksimal empat jam setelah matang. Jika waktu yang tertera pada wadah sudah terlewati, Mas Dar melarang keras guru maupun siswa untuk mengonsumsinya guna menghindari risiko gangguan kesehatan.

Selain aturan label waktu, BGN juga mengimbau agar makanan MBG tidak dibawa pulang oleh siswa. Makanan harus segera dihabiskan di lingkungan sekolah sesuai dengan petunjuk teknis yang berlaku.

Larangan membawa pulang makanan ini didasari oleh temuan kasus keracunan di beberapa titik. Menurut Mas Dar, risiko kontaminasi meningkat saat makanan disimpan terlalu lama atau dikonsumsi kembali di rumah setelah melewati batas aman.

“Ada kasus di mana makanan dibawa pulang karena siswa ingat orang tuanya, namun justru memicu keracunan, bahkan hingga ke anggota keluarga di rumah. Jadi, pastikan makanan dikonsumsi di kelas pada jam yang diperbolehkan,” pungkasnya. (Z-10)

 



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *