Mahasiswa Fasilkom UI Kembangkan Tofly, Platform Persiapan TOEFL Berbasis AI
Ilustrasi(magnific)

MAHASISWA Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia (Fasilkom UI) menciptakan inovasi baru dalam dunia pendidikan dengan mengembangkan Tofly. Platform ini merupakan sistem persiapan TOEFL ITP yang mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih personal.

CEO Tofly, Farrel Reksa, mengungkapkan bahwa ide pengembangan platform ini berawal dari keresahan pribadi timnya saat mempersiapkan tes TOEFL. Selama ini, metode konvensional seperti penggunaan buku tebal atau kursus berbiaya tinggi dinilai membosankan dan kurang memberikan umpan balik yang spesifik terhadap kelemahan individu.

“Dulu, kami harus les atau membeli buku tebal untuk belajar TOEFL. Prosesnya terasa membosankan dan tidak memberikan umpan balik yang benar-benar sesuai dengan kelemahan masing-masing,” ujar Farrel dalam keterangan resmi, Rabu (29/7/2026).

Kondisi tersebut mendorong Farrel bersama timnya dari angkatan 2023 untuk membangun solusi digital yang lebih praktis dan terjangkau. Dalam proses pengembangannya, tim Tofly didampingi oleh dosen Fasilkom UI, Dr. Panca Hadi Putra, yang memberikan arahan strategis terkait bisnis dan optimalisasi teknologi AI.

Struktur Tim Pengembang Tofly








Nama Jabatan
Farrel Reksa Chief Executive Officer (CEO)
Yahya Ayyas Chief Technology Officer (CTO)
Asyer Samuel Chief Information Officer (CIO)
Hubban Syadid Chief Marketing Officer (CMO)

Tofly dirancang untuk menganalisis hasil belajar pengguna secara mendalam. Teknologi AI di dalamnya mampu mengidentifikasi kelemahan pada setiap bagian tes, lalu memberikan rekomendasi latihan yang disesuaikan dengan target skor masing-masing pengguna.

Platform ini menawarkan empat fitur utama yang komprehensif:

  • Personalisasi AI: Latihan tata bahasa dan pembahasan interaktif melalui percakapan.
  • Ekosistem Pembelajaran: Lokakarya mingguan gratis dan materi Video on Demand (VOD).
  • Sistem Evaluasi: Fasilitas Weekly Try Out dan fitur Progress Tracking.
  • Gamifikasi: Fitur Daily Streak dan Progress Badge untuk menjaga konsistensi belajar.

Berkat inovasi tersebut, pada 2026, Tofly berhasil meraih pendanaan dari Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Direktorat Belmawa. Selain itu, Tofly juga menyabet penghargaan Best Pitch pada ajang Bandung Startup Pitching Day.

Farrel berharap Tofly tidak hanya menjadi alat bantu belajar, tetapi juga mampu memperluas akses masyarakat terhadap peluang pendidikan dan karier yang lebih baik melalui penguasaan bahasa Inggris yang mumpuni. (Ant/Z-1)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *