
PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (“Trimegah”) resmi meluncurkan pembaruan aplikasi investasi digital Trima+ sebagai bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan pengalaman investasi yang lebih sederhana, terintegrasi, dan relevan dengan kebutuhan investor yang terus berkembang.
Melalui Trima+, Trimegah menghadirkan berbagai pengembangan untuk menjawab kebutuhan tersebut sekaligus memberikan pengalaman investasi yang lebih seamless.
“Kebutuhan investor terus berkembang. Saat ini mereka tidak hanya membutuhkan kemudahan dalam bertransaksi, tetapi juga akses terhadap berbagai instrumen investasi dan informasi yang membantu mereka mengambil keputusan investasi. Melalui Trima+, kami ingin menghadirkan pengalaman investasi yang lebih sederhana, terintegrasi, dan dapat mendukung investor dalam setiap tahap investment journey mereka,” jelas Direktur PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk, Anung Rony Hascaryo dikutip dari siaran pers yang diterima, Selasa (28/7).
Sebagai All-in-One Investment Platform, Trima+ memungkinkan investor mengakses saham, reksa dana, dan obligasi dalam satu aplikasi. Pembaruan ini juga menghadirkan UI/UX yang lebih modern, In-App Registration yang lebih praktis, serta berbagai penyempurnaan yang dirancang untuk meningkatkan kenyamanan investor dalam berinvestasi.
Salah satu pengembangan utama dalam pembaruan Trima+ adalah hadirnya fitur transaksi obligasi yang memberikan akses kepada investor ritel untuk bertransaksi obligasi korporasi, Surat Berharga Negara (SBN), hingga obligasi pasar sekunder. Melalui Trima+, Trimegah menjadi perusahaan sekuritas pertama di pasar modal Indonesia yang menghadirkan layanan pembelian IPO obligasi korporasi secara online melalui aplikasi.
Selain itu, Trima+ juga menjadi platform pertama yang menghadirkan transaksi obligasi di pasar sekunder dengan mekanisme Bid & Offer, sehingga investor dapat memasang harga beli maupun jual sesuai target investasi yang diinginkan.
Peluncuran fitur obligasi juga didorong oleh masih besarnya peluang pengembangan pasar obligasi ritel di Indonesia. Berdasarkan data PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), jumlah investor pasar modal Indonesia telah mencapai lebih dari 28,9 juta per Juni 2026. Namun demikian, proporsi investor obligasi masih berada di kisaran 5,32%, menunjukkan bahwa partisipasi investor pada instrumen pendapatan tetap masih memiliki ruang untuk terus berkembang.
Sebagai salah satu instrumen investasi, obligasi dapat menjadi alternatif bagi investor dalam melakukan diversifikasi portofolio melalui karakteristik pendapatan yang lebih rutin serta pergerakan harga yang relatif lebih stabil dibandingkan beberapa instrumen investasi lainnya. Melalui Trima+, investor dapat mengakses berbagai pilihan obligasi dengan mekanisme transaksi yang transparan sehingga dapat disesuaikan dengan strategi investasi dan kebutuhan masing-masing.
Selain menghadirkan akses terhadap obligasi, Trima+ juga membawa berbagai penyempurnaan untuk mendukung kebutuhan investor dalam satu ekosistem investasi yang terintegrasi. Investor kini dapat mengakses IPO saham maupun IPO obligasi melalui aplikasi, menjadikan Trima+ sebagai platform pertama di pasar modal Indonesia yang menyediakan layanan pembelian IPO obligasi korporasi secara digital.
Selain itu, untuk transaksi obligasi di pasar sekunder, Trima+ menghadirkan mekanisme Bid & Offer yang memungkinkan investor menentukan harga transaksi sesuai target yield atau harga yang diinginkan. Investor juga dapat memantau Portfolio Allocation dalam satu tampilan, serta melihat Portfolio Performance yang dapat dibandingkan langsung dengan pergerakan IHSG.
Trima+ juga menghadirkan fitur edukasi dan informasi pasar seperti Trima+ Highlights, Trima+ Ideas, dan Trima+ Picks untuk membantu investor memahami dinamika pasar serta mendukung pengambilan keputusan investasi yang lebih baik.
Melalui pembaruan Trima+, Trimegah menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi layanan digital yang memudahkan masyarakat mengakses berbagai instrumen investasi sekaligus mendukung peningkatan literasi dan inklusi pasar modal di Indonesia. Ke depan, Trimegah akan terus mengembangkan Trima+ agar tetap relevan dengan kebutuhan investor yang semakin dinamis serta mampu memberikan pengalaman investasi yang semakin baik. (E-4)
